Kamis, 30 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Fakta-Fakta Kasus Santri Tewas Dianiaya di Pesantren Kediri

Hasil penyelidikan menunjukkan kematian korban diduga akibat tindak penganiayaan sejumlah santri lain di pesantren tersebut.

Tayang:
Istimewa
Ilustrasi penganiayaan 

TRIBUNJATENG.COM - Kasus penganiayaan terjadi di sebuah pesantren di Kediri, Jawa Timur.

Seorang santri laki-laki asal Banyuwangi, Jawa Timur, berinisial BBM (14) menjadi korban.

BBM dinyatakan meninggal dunia pada Jumat (23/2/2024).

Baca juga: Santri Dianiaya hingga Tewas di Pesantren Kediri, Ini Pengakuan 4 Pelaku

Awalnya, korban dilaporkan meninggal akibat terjatuh dalam kamar mandi.

Namun, hasil penyelidikan menunjukkan kematian korban diduga akibat tindak penganiayaan sejumlah santri lain di pesantren tersebut.

Kondisi korban santri yang meninggal saat dipulangkan di Kediri
Kondisi korban santri yang meninggal saat dipulangkan di Kediri (Istimewa)

Hingga saat ini, empat santri telah ditetapkan sebagai tersangka oleh kepolisian.

Salah satu pelaku yang ditetapkan tersangka masih punya hubungan sepupu dengan korban.

Berikut sejumlah fakta terbaru terkait kasus santri pesantren Kediri yang meninggal dunia diduga karena dianiaya santri lain.

1. Awalnya dilaporkan meninggal akibat jatuh di kamar mandi

Kakak kandung korban, Mia Nur Khasanah (22) mengaku dapat kabar adiknya meninggal dari pengasuh pesantren di Kediri.

Dia diberitahu adiknya meninggal karena terjatuh di kamar mandi

"Saya langsung bergegas pulang," ungkap Mia dikutip dari Kompas.com (27/2/2024).

Mendengar kabar tersebut, Mia dan ibunya Suyanti (38) yang sedang bekerja di Bali bergegas pulang ke Banyuwangi, Jawa Timur.

Sampai di rumah, jenazah korban datang.

Keluarga awalnya meyakini korban meninggal karena terjatuh dari kamar mandi.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved