Berita Kudus
Tradisi Dandangan Libatkan Ratusan Pedagang
Rangkaian tradisi Dandangan di Kabupaten Kudus selama ini dibarengi dengan keberadaan pasar malam.
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Rangkaian tradisi Dandangan di Kabupaten Kudus selama ini dibarengi dengan keberadaan pasar malam.
Untuk itu perlu adanya penataan yang maksimal agar ratusan pedagang yang terlibat dalam tradisi Dandangan ini bisa tertata dan pengunjung bisa merasa nyaman.
Plt Kepala Dinas Perdagangan Andi Imam Santoso mengatakan, pada Dandangan tahun 2024 ini yang dimulai pada 1 Maret 2024 dibarengi dengan adanya gelaran pasar malam di sepanjang Jalan Sunan Kudus sampai perempatan Jember. Selain itu di Jalan Kiai Telingsing dan Jalan Menara sampai perempatan Sucen.
“Kemudian untuk pedagang lesehan akan disediakan tempat di Jalan Kudus-Jepara dari Perempatan Jember sampai Pasar Jember,” kata Andi.
Dalam Dandangan 2024 ini Pemerintah Kabupaten Kudus akan menyediakan sekitar 440 tenda untuk para pedagang asli Kudus dan luar Kudus. Komposisinya pedagang asli Kudus yang lebih banyak. Kemudian untuk pedagang lesehan bakal ada sekitar 300 pedagang.
Selama rangkaian tradisi Dandangan mengundang animo masyarakat untuk hadir. Ada yang sengaja datang untuk mengikuti rangkaian evennya, ada pula yang datang sekadar untuk berbelanja. Dari catatan Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus pada Dandangan 2023 yang digelar 10 hari perputaran uang mencapai Rp 14,7 miliar. Sedangkan untuk pengunjung pada Dandangan kala itu ada sekitar 60 ribu orang.
Kemudian pada 2024 ini perputaran uang selama tradisi Dandangan diprediksi mencapai Rp 15,5 miliar. Estimasi pengunjung bisa mencapai 70 ribu orang karena pada rangkaian Dandangan 2024 ini bersamaan dengan akhir pekan dan hari libur.
“Selain itu dalam tradisi Dandangan kali ini juga digelar sejumlah even religi dan kebudayaan di Alun-alun yang bisa meningkatkan animo pengunjung,” kata Andi.
Untuk membuat nyaman pengunjung, kata Andi, pihaknya juga akan menyiapkan sejumlah toilte dan tempat sampah di beberapa titik. Kemudian demi kelancaran selama rangkaian Dandangan berlangsung, juga akan disediakan sejumlah titik parkir. Untuk hal ini pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan.
Kemudian demi untuk spesifikasi barang dagangan, katanya, pihaknya akan mengklasifikasikan jenis perdagangan. Misalnya untuk para pedagang baju dan pedagang kuliner akan ditempatkan di lokasi berbeda.
“Kemudian di sepanjang Jalan Menara rencana akan digunakan untuk para pedagang kuliner jadul,” kata dia.
Baca juga: Sahabat Nunung: 500 Relawan Siap Gaspol Dukung Sudaryono di Pilgub Jateng 2024
Baca juga: Reza Arap Pamer Nota Tagihan Jajannya di Club, Capai Rp468 Juta, Netizen: Bisa Nyicil Rumah
Baca juga: Daftar 10 Besar Hasil Pileg 2024 DPR RI Dapil DIY Yogyakarta Sementara, My Esti Wijayati Melejit
Baca juga: Heboh Nanda Trio Macan Diisukan Hamil Dari Pria Beristri, Ini Jawaban Teman
| 3.570 Titik Jalan Rusak Gara-gara Hujan Esktrem dan Banjir di Kudus |
|
|---|
| Ratusan Siswa di Kudus Ikuti Program Pertukaran Pelajar Skala Lokal Kabupaten |
|
|---|
| Menguras Awan di Atas Laut: Cara Kerja Modifikasi Cuaca Menjaga Langit Muria Raya Tetap Kering |
|
|---|
| "Masak Setiap Tahun Harus Mengungsi?" Isak Tangis Mbah Wagirah, Lansia 70 Tahun di Pengungsian Kudus |
|
|---|
| Nasib Nahas Tri Ambarwati, Rumah Dibobol Maling Saat Ngungsi di Kudus, Pelaku Ternyata Tetangganya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Andi-Imam-Santoso.jpg)