Selasa, 12 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Jadi Andalan Selama Ramadan, Pemkot Semarang Sudah Susun Program Pak Rahman, Ini Rencana Lokasinya

Gerakan Pasar Murah (GPM) lewat program Pasar Pangan Rakyat Murah dan Aman (Pak Rahman) di Kota Semarang bakal digencarkan selama Ramadan 2024.

Tayang:
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: deni setiawan
PEMKOT SEMARANG
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu meninjau pelaksanaan Program Pak Rahman (Pasar Pangan Rakyat Murah dan Aman) di Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang beberapa waktu yang lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pemkot Semarang bakal gencar menggelar Gerakan Pasar Murah (GPM) lewat program Pasar Pangan Rakyat Murah dan Aman (Pak Rahman).

Hal ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat saat bulan Ramadan dan jelang Idulfitri. 

Apalagi mengingat kondisi harga beras yang masih tinggi, padahal beras menjadi kebutuhan penting dan sangat dicari oleh masyarakat.

Kabid Distribusi dan Cadangan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Kota Semarang, Suhermunati menjelaskan, total sejak 2022 sampai 2023, program Pak Rahman sudah terselenggara sebanyak 156 titik.

Baca juga: Bea Cukai Jateng-DIY Dukung Layanan Kereta Api Multimoda Untuk Tunjang Ekspor dari Semarang

Baca juga: Mulai Dibuka, Wisata Sodong Jadi Destinasi Baru di Semarang

Kegiatan tersebut dilaksanakan di beberapa tempat.

Seperti tempat ibadah, sekolah, dan perusahaan yang tersebar di seluruh kecamatan di Kota Semarang.

Sedangkan di awal 2024, program Pak Rahman sudah terlaksana di 32 titik. 

Pihaknya senang karena masyarakat dalam menyambut program Pak Rahman sangat besar.

Apalagi menjelang Ramadan dan Idulfitri, pihaknya menyebut menerima banyak masukan agar Pak Rahman bisa gencar digelar di seluruh wilayah Kota Semarang, bahkan di wilayah-wilayah pinggiran. 

Oleh karena itu, pihaknya kini telah mengagendakan program Pak Rahman di sejumlah titik.

Terdekat, Pak Rahman akan hadir di bazar Pasar Murah yang digelar Kodam IV/Diponegoro pada 5 Maret 2024 di Lapangan Garnisun.

Kemudian juga Pak Rahman akan berkolaborasi dengan Badan Usaha Milik Petani (BUMP) dan distributor pangan lainnya.

Memasuki Ramadan, pihaknya sudah menyusun untuk menggelar Pak Rahman di beberapa kecamatan. 

“Di bulan puasa kami sudah teragendakan sampai 4 April 2024,” ujarnya kepada Tribunjateng.com, Minggu (3/2/2024). 

Baca juga: Semarang Sisterhood 2024: Lomba Lari Khusus Perempuan Peringati International Womens Day

Baca juga: Inilah Sosok Claudyna C Ningrum Siap Maju di Pilwakot Semarang, Dikenal Sebagai Pengusaha

Dirinya mengatakan, Pak Rahman memang sangat memberikan manfaat untuk masyarakat.

Seperti contoh Pak Rahman menjadi solusi dalam upaya menstabilkan harga pangan. 

Selain itu, Pak Rahman merupakan salah satu faktor atau upaya mengendalikan dan mengontrol agar tak terjadi inflasi di Kota Semarang.

Pihaknya memastikan, selain harga bahan pokok yang terjangkau, produk yang dijual juga berkualitas. 

“Tujuannya menjaga stabilitas harga pasokan pangan."

"Kemudian distribusi lewat Lumpang Semar (Lumbung Pangan Kota Semarang) yang merupakan jejaring distribusi dan menjaga stabilitasi harga pangan."

"Saat ini sudah 80 titik di 16 kecamatan dan 64 kelurahan."

"Harapan ke depan 177 kelurahan terpenuhi,” terangnya. 

Lebih lanjut, pihaknya menjelaskan jika kebutuhan beras di Kota Semarang sampai bulan Ramadan bakal tercukupi.

Kini 17 ton beras SPHP sudah digelontorkan oleh Bulog di Kota Semarang.

Sementara Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Mualim berharap Pemkot Semarang menyiapkan program-program untuk mencegah inflasi khususnya mendekati Ramadan dan Idulfitri. 

"Kami berharap program seperti Pak Rahman bisa menyasar ke semua wilayah, untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok di tengah situasi harga kebutuhan pangan yang meningkat," tandasnya. (*)

 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved