Berita Boyolali
1,4 Ton Ikan Nila Siap Panen Mati di Waduk Cengklik Boyolali, Suhartono Syok
Ikan nila mati di Keramba Jaring Apung (KJA) Waduk Cengklik Boyolali, Jawa Tengah membuat pembudidaya syok.
TRIBUNJATENG.COM, BOYOLALI - Ikan nila mati di Keramba Jaring Apung (KJA) Waduk Cengklik Boyolali, Jawa Tengah membuat pembudidaya syok.
Pasalnya, ikan di keramba tersebut sudah siap panen dan sudah dipersiapkan untuk menghadapi momentum liburan Idul Fitri.
Kematian ikan di KJA Waduk Cengklik itu disebabkan fenomena Upwelling.
Yakni berpindahnya air permukaaan dengan air dasar akibat perubahan suhu yang cukup signifikan.
Padahal, harga ikan nila saat ini mulai merangkak naik dan diprediksi masih akan terus naik hingga lebaran nanti.
"Harganya saat ini dari petani Rp 29 ribu per kilogram," kata Suhartono, salah satu petani di Dukuh Turunan, Desa Sobokerto, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali.
Dia mengaku pusing tujuh keliling hingga tak bisa tidur.
Bagaimana tidak, 1,4 ton ikan nila yang dibudidayakan mati.
Jika dikalikan dengan harga saat ini, dia menelam kerugian hingga Rp 40-an juta.
"Padahal, ikan siap panen. Dan yang mati akan dipanen saat momen lebaran nanti," katanya.
Dia pun masih syok dengan kondisi ini.
Selain kehilangan tenaga, dia juga masih harus membayar utang pakan yang telah diberikan ke ikan yang mati.
"Ya harapannya ada bantuan dari pemerintah begitu. Kalau tidak bisa pakan, yang bisa dibantu bibitnya saja," katanya.
Sementara itu, kematian ikan di KJA akibat Upwelling ini mencapai 31 ton.
Jika ditotal nilai kerugiannya mencapai Rp 890 juta.(*)
Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Nestapa Petani Karamba Waduk Cengklik, Ikan Mati Massal saat Harga Tinggi, Kerugian Capai Rp890 Juta
Bocah Tewas Tenggelam saat Mancing di Embung Musuk Boyolali |
![]() |
---|
Pemkab Boyolali Bantu Difabel Dapatkan Hak yang Sama, Lewat La Penta Cari Kerja Bukan Hal Sulit |
![]() |
---|
Jaringan Pemalsu Uang Beroperasi di Banyudono Boyolali, Polisi Tangkap 6 Orang |
![]() |
---|
Berawal Jualan Nastar, Warga Boyolali Digugat Rp120 Juta Setelah Resign dari Klinik Gigi |
![]() |
---|
Motor Pedagang Sayur Keliling Boyolali Diembat Maling saat Salat Subuh di Masjid |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.