Minggu, 3 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Pakar Lingkungan: Banjir Semarang Terus Parah, Pemkot Harus Ambil Langkah Fundamental

akar Lingkungan, Mila Karmila, menegaskan bahwa Pemkot Semarang perlu mengambil langkah fundamental dalam penanganannya.

Tayang:
Penulis: iwan Arifianto | Editor: Daniel Ari Purnomo
TribunJateng.com/Iwan Arifianto
Warga menerabas banjir di kawasan Kota Lama Semarang, Kamis (14/3/2024) 

Sayangnya, lanjut dia, jumlah taman di Semarang belum signifikan. Terlebih, soal manfaat taman sebagai daerah resapan air.

"Taman di Kota Semarang memang sudah bagus dan indah, hanya saja fungsi tamannya sebagai daerah resapannya harus diperbaiki," tuturnya.

Langkah kedua, kata dia, Pemkot perlu mempertahankan alur alami air yakni air akan mencari tempat rendah.

Tempat rendah bisa disalurkan ke drainase dan sungai.

Untuk sungai, Kota Semarang sudah semakin baik, hanya saja sungai kecil juga perlu diperhatikan.

"Gerakan kali atau sungai bersih perlu melibatkan masyarakat secara intensif dan masif terutama dari masyarakat di bantaran sungai," terangnya.

Selain daerah resapan dan alur jalan air, kata dia, potensi banjir rob juga harus diatasi, terutama penurunan muka tanah yang menjadi dampak dari pengambilan air tanah yang masif.

Menurut Saratri, Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM)  dinilai sebagai solusi parsial, yang perlu dilakukan adalah penghentian pengambilan air muka tanah.

"Pemkot Semarang belum tegas ke situ. Padahal pengambilan air tanah secara berlebihan berperan juga dalam penyebab banjir," katanya.

Baca juga: Kekecewaan Warga Semarang: Caleg Ramai Datangi Kampung Saat Pemilu, Giliran Ada Banjir Malah Hilang

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved