Akal Bulus Si Ijal Menyamar Jadi Badut Selama Pelarian di Jakarta Usai Bunuh Pria Honorer Bandung
"Jadi selama di Jakarta, pelaku ini, Ijal, menyamar dengan menggunakan pakaian badut, supaya tidak terendus polisi."
Kepada penyidik, F mengungkap kenangan pahit yang tak bisa ia lupakan.
Saat masih duduk di bangku sekolah dasar, F harus menyaksikan pemandangan mengerikan yakni sang ayah membunuh ibunya.
Kala itu F tak bisa berkutik melihat kebiadaban Henky Talik.
"Waktu itu saya masih kelas IV SD. Sepulang sekolah saya melihat mama saya terbaring di lantai. Saya hampir tidak mengenalinya karena wajahnya sudah bengkak," ujar F kepada penyidik dikutip dari akun @jatanras_mksr.
Bukan cuma tak berdaya, F juga pasrah kala didoktrik oleh sang ayah.
Yakni agar menyembunyikan aksi pembunuhan Henky.
Padahal saat itu F terkejut karena melihat ibunya sudah jadi mayat.
"2 hari kemudian setelah pulang sekolah, saya masih melihat mama saya terbaring di tempat yang sama. Saya melihat bapak saya membawa masuk ke dalam rumah pasir dan semen kemudian memberitahukan kepada saya 'kalau ada yang bertanya semen itu untuk apa, saya harus jawab untuk membuat kolam ikan'," pungkas F.
Sejak tahun 2017, F menyembunyikan tabiat sang ayah.
Namun selama itu juga F mendapatkan penyiksaan dari Henky.
"Bapak saya kemudian mengajari saya dan adik saya yang waktu itu masih berumur 5 tahun bahwa jika ada yang bertanya 'mama kamu ke mana' sampaikan bahwa mamamu pergi entah ke mana," imbuh F.
Kepada aparat, Henky santai mengakui perbuatannya.
Pun dengan tabiat Henky yang sempat menyebar fitnah istrinya kabur selama bertahun-tahun dengan pria lain.
Padahal Jumiati telah meninggal dibunuh dan dicor Henky.
Atas aksinya itu, Henky mengaku sengaja melakukannya karena cemburu.
"(Tega bunuh istri) gara-gara saya curiga (korban) ketemu mantan pacarnya, saya tanya dia (korban) tidak mengaku," pungkas Henky.
Kala ditanyai soal kronologi pembunuhan, Henky mengaku sudah lupa.
Mendengar jawaban Henky, penyidik pun tampak gusar karena pelaku terlihat santai bak tak bersalah.
"Saya kubur pakai tangan, saya pukul dada dan perut (korban)," pungkas imbuh Henky.
"Berapa kali?" tanya penyidik.
"Saya lupa. Tahun 2018. Jenazahnya saya timbun pakai pasir, saya kasih semen di dalamnya, saya cor," ujar Henky.
Setelah tabiat ayah kandungnya terkuak, F gemas ingin menghajar Henky karena telah membunuh ibunya.
Momen itu terlihat kala F bertemu dengan ayahnya, Henky di TKP pembunuhan Jumiati.
Saat Henky menunjukkan lokasi mayat Jumiati dicor, F berteriak histeris di luar rumah.
Sembari menangis, F terus memberontak hendak menghampiri sang ayah.
F pun beberapa kali menunjuk-nunjuk rumah lamanya lokasi mayat ibunya dicor.
Karenanya, F pun ditenangkan oleh penyidik dan keluarga agar bisa tenang.
"Di sana mamaku," teriak F sambil menangis di TKP, dilansir dari Youtube Wartakotalive.com, Selasa (16/4/2024).
(*)
Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Pembunuh Pria yang Mayatnya Dikubur dalam Rumah di Bandung Barat Kelabui Polisi Nyamar Jadi Badut
Sumiati Bantah Menantunya Terlibat Prostitusi: Suaminya di Luar Negeri bukan Dia Pelakunya |
![]() |
---|
Pria Berbadan Tegap Minta Rekaman CCTV Sebelum RS Terduga Pelaku Pembunuhan Kacab Bank Ditangkap |
![]() |
---|
Kesaksian Warga Detik-detik RS Ditangkap di Nyatnyono Ungaran, Tersangka Pembunuhan Kacab Bank BUMN |
![]() |
---|
Potret Rumah Persembunyian Rahmat di Ungaran, Terduga Pelaku Pembunuhan Kacab Bank BUMN |
![]() |
---|
Sosok Rohmat Sukur, Warga Semarang Terlibat Penculikan Kacab Bank BUMN: Sering Nyupiri Bos |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.