Berita Kudus
Omzet Pedagang Pernak-pernik dan Perlengkapan Haji di Kudus Naik 10 Persen
Momentum haji senantiasa meningkatkan omzet penjualan perlengkapan dan oleh-oleh haji diperkirakan sekitar 8-10 persen.
Penulis: Saiful Ma sum | Editor: raka f pujangga
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Momentum haji senantiasa ditunggu para pedagang pernak-pernik dan perlengkapan haji setiap tahunnya.
Bahkan, mereka rela berdagang dengan cara berpindah-pindah dari satu daerah ke daerah lain untuk mendapatkan pundi-pundi rupiah.
Satu di antaranya Tri Budi, laki-laki 41 tahun yang menggeluti jual-beli perlengkapan dan oleh-oleh haji asal Kabupaten Semarang.
Baca juga: Innalillahi, Basirun Mangsuri Jemaah Calon Haji Asal Banjarnegara Meninggal di Madinah
Budi, sapaan akrabnya, sudah terbiasa jualan perlengkapan haji ke beberapa daerah selama kurang lebih 12 tahun.
Saat momentum haji tiba, sering kali dia berdagang di beberapa kabupaten/kota di wilayah Jawa Tengah secara bergantian.
Di antaranya Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kabupaten Kendal, Temanggung, Wonosobo, Demak, Kudus dan beberapa kabupaten/kota lainnya.
Pada momentum haji 2024 ini, Safari dagang Budi ditutup di Kabupaten Kudus.
Dia berdagang di halaman gedung JHK selama tiga hari, terhitung mulai 13-15 Mei saat pelaksanaan manasik haji terakhir bagi jemaah calon haji asal Kabupaten Kudus.
Menurut Budi, ueforia haji tahun ini lebih meriah dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Hal itu berimbas positif terhadap penjualan pernak-pernik dan perlengkapan haji yang semakin meningkat.
Di Kabupaten Kudus, kata Budi, omzet penjualan perlengkapan dan oleh-oleh haji diperkirakan meningkat 8-10 persen dibandingkan dengan omzet penjualan tahun sebelumnya.
Beberapa jenis perlengkapan dan oleh-oleh haji yang dijualnya adalah pakaian ihram, gamis, topi, sarung tangan, sabun, krim atau pelembab kulit, dan berbagai perlengkapan haji lainnya.
Omzet penjualan Budi setiap harinya mencapai Rp 6-8 juta.
Hasil berjualan aneka produk haji mulai dari Rp 3.000-an untuk pernak-pernik kecil hingga Rp 350.000-an untuk produk pakaian.
"Kalau dibandingkan dengan tahun lalu, memang ada peningakatan, baik hasil penjualan perlengkapan haji atau oleh-oleh haji," terangnya, Jumat (17/5/2024).
| Bulog Cek Ketersediaan Minyakita di Pasar Bitingan Kudus |
|
|---|
| Antisipasi Gangguan Keamanan, Polres Kudus Gelar Latihan Pengendalian Massa |
|
|---|
| Tribun Jateng dan Pemuda Pancasila Kudus Berjabat Tangan |
|
|---|
| Bayar PBB di Kudus Makin Mudah, Bisa dari Rumah, Ini Linknya |
|
|---|
| Samani Komitmen Tingkatkan Indeks Pembangunan Manusia di Kudus |
|
|---|