Berita Kota Pekalongan
Calon Jemaah Haji Asal Kota Pekalongan Siap Jalani Puncak Ibadah Haji
Jemaah haji dari seluruh dunia akan menjalani rangkaian puncak haji dan bergerak ke Arafah
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Menjelang Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina) yang menjadi puncak haji tahun ini, khususnya jemaah haji asal Kota Pekalongan telah dilakukan serangkaian persiapan hingga dipastikan berjalan lancar.
Jemaah haji dari seluruh dunia akan menjalani rangkaian puncak haji dan bergerak ke Arafah. Armuzna sendiri merupakan singkatan dari Arafah, Muzdalifah, Mina yang ketiganya merupakan serangkaian kegiatan ibadah haji yang cukup menguras tenaga.
Arafah merupakan kota di sebelah Timur Makkah, yang dikenal sebagai tempat pusatnya haji karena menjadi tempat wukuf dilaksanakan, Muzdalifah merupakan tempat jamaah haji melakukan Mabit (Bermalam) dan mengumpulkan bebatuan untuk melaksanakan ibadah jumrah di Mina.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekalongan, Kasiman Mahmud Desky menjelaskan, berdasarkan informasi dari Tim Pendamping Ibadah Haji (TPIH) Kota Pekalongan, semua calon jemaah asal Kota Pekalongan dalam keadaan sehat dan riang gembira.
Menurutnya, kendala dalam kesehatan yang diderita calon jemaah hanya sakit flu, batik, dan penyakit ringan lainnya karena faktor cuaca. Dimana, pada malam hari cuaca di Arab Saudi cendurung sangat dingin, sementara di siang terik panas matahari sekitar 42-44 derajat Celcius.
"Untuk persiapan Armusna (Arafah, Muzdalifah,dan Mina), calon jemaah haji dijadwalkan mulai berangkat pada 8 Dzulhijjah atau 14 Juni 2024 Pukul 16.30 waktu Arab Saudi. Semua jemaah dari pagi sampai malam diberangkatkan dari beberapa maqab di Mekah."
"Kemudian, tanggal 9 Dzulhijjah atau tanggal 15 Juni melaksanakan wukuf di Arafah, dan di 10 Dzulhijjah atau tanggal 16 Juni baru ibadah haji. Hari Raya Idul Adha di Arab Saudi diperkirakan sama seperti di Indonesia," kata Kasiman saat rilis yang diterima Tribunjateng.com, Sabtu (15/6/2024).
Kasiman menambahkan, untuk pelaksanaan Armuzna berlangsung selama 6 hari, mulai tanggal 8-13 Dzulhijjah atau 14-19 Juni 2024. Mereka akan melakukan Nafar Tsani atau perjalanan menuju Mina full selama 3 hari, pada 11-13 Dzulhijjah atau 17-19 Juni 2024.
Dirinya berpesan,nagar seluruh jemaah dapat senantiasa menjaga kesehatan, jangan terlalu banyak mengikuti kegiatan sunnah yang berpengaruh ke kesehatan badan dan ketahanan fisik.
"Harapannya, ibadah yang mereka lakukan itu betul-betul sesuai dengan arahan dari pembimbing, dan petugas yang sudah memberikan pembinaan selama ini dan ikut berangkat ke tanah suci."
"Selain itu, kami berharap para jemaah berpartisipasi mendoakan agar Kota Pekalongan bisa meningkatkan kualitas hidup masyarakatnya, pemerintahannya berjalan dengan baik. Sinergi antara pemerintah dan rakyat bisa lebih baik lagi ke depannya," tambahnya. (Dro)
Skrining Kusta Serentak, Dinkes Kota Pekalongan Temukan 35 Kasus Baru |
![]() |
---|
PKK dan Tenaga Kesehatan Kota Pekalongan Kawal Program Edukasi Gizi 10.000 Ibu dari Alfamart dan SGM |
![]() |
---|
Kota Pekalongan Punya Lapangan Padel Pertama, Resmi Dibuka oleh Wali Kota Aaf |
![]() |
---|
Sekda Kota Pekalongan Nur Pri : Paskibraka Harus Jadi Teladan Disiplin dan Jiwa Korsa |
![]() |
---|
Dokter Anak Gencarkan Skrining Tumbuh Kembang di Kota Pekalongan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.