Minggu, 12 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Malawi

Empat Orang Tewas Tertabrak Mobil Pelayat Wapres Malawi

Sedikitnya empat orang tewas tertabrak sebuah mobil yang mengiringi prosesi pemakaman mending Wakil Presiden Malawi Saulos Chilima

Tribun Sultra/Istimewa
Ilustrasi kecelakaan 

TRIBUNJATENG.COM, MALAWI - Sedikitnya empat orang tewas tertabrak sebuah mobil yang mengiringi prosesi pemakaman mending Wakil Presiden Malawi Saulos Chilima pada Minggu (16/6/2024) malam.

Insiden tersebut juga melukai 12 orang. Demikian dikatakan pihak polisi ketika sebuah kendaraan menabrak para pelayat di sebuah desa.

Dijelaskan bahwa kendaraan itu jadi bagian dari iring-iringan mobil yang mengangkut jenazah Saulos Chilima yang tewas dalam kecelakaan pesawat awal pekan ini.

Sebagaimana diberitakan AFP pada Senin (17/6/2024), kendaraan itu menabrak kerumunan orang di Ntcheu, sebuah desa di Malawi tengah.

Mobil tersebut, bersama dengan kendaraan militer, polisi, dan sipil lainnya, menuju ke Nsipe, desa asal Chilima, 180 kilometer selatan ibu kota Lilongwe, menjelang pemakamannya pada hari Senin yang telah dinyatakan sebagai hari libur umum.

Juru bicara polisi Peter Kalaya mengatakan kepada AFP bahwa 12 orang lainnya terluka. Dijelaskan bahwa ribuan orang berbaris di jalan-jalan untuk melihat sekilas peti mati Wapres Malawi.

Seorang saksi mata mengatakan kepada AFP bahwa kendaraan tersebut menabrak kerumunan orang ketika berusaha menjauh dari kerumunan yang bergejolak. Felix Njawala, juru bicara partai Chilima, mengatakan, ada ketegangan di sepanjang rute ketika para pelayat meminta prosesi dihentikan agar mereka dapat melihat peti mati tersebut.

"Di Dedza, orang-orang memblokade jalan dan meminta untuk melihat peti mati itu. Ketika konvoi berhenti barulah orang-orang menjadi tenang dan konvoi dapat melanjutkan perjalanan," terangnya.

Ia juga menambahkan bahwa dalam beberapa kasus, orang-orang melemparkan batu ke arah konvoi tersebut.

Meskipun dia mengakui bahwa para pendukung partai memiliki pertanyaan, dia meminta mereka untuk menjaga perdamaian. Partai itu sendiri pada Kamis menuntut penyelidikan atas jatuhnya pesawat tersebut. (kompas.com)

Baca juga: Hari ke 844 Situasi di Garis Depan Ukraina Makin Memburuk, Puluhan Negara Minta Mereka Berunding

Baca juga: Kylian Mbappe Alami Patah Hidung Imbas Insiden Tabrak Bahu Kevin Danso, Terancam Absen Lawan Belanda

Baca juga: Israel Tembaki Jemaah akan Salat Ied, Puluhan Ribu Warga Palestina Salat di Puing-puing Bangunan

Baca juga: Buah Bibir : Nasib Rusen Onsu Sarwendah Masih Ada Pintu Damai

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved