Rabu, 6 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Batang

Tingkatkan Kesiapan Relawan, BPBD Batang Gelar Pelatihan Darurat Bencana

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Batang menggelar pelatihan darurat bencana bagi relawan dan Tim Reaksi Cepat (TRC).

Tayang:
Penulis: dina indriani | Editor: raka f pujangga
dok Diskominfo Batang
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Batang menggelar pelatihan darurat bencana bagi relawan dan Tim Reaksi Cepat (TRC) penanggulangan bencana di Gedung Pramuka Batang, Kabupatem Batang, Kamis (20/6/2024). 

TRIBUNJATENG.COM,BATANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Batang menggelar pelatihan darurat bencana bagi relawan dan Tim Reaksi Cepat (TRC) penanggulangan bencana di Gedung Pramuka Batang, Kabupatem Batang, Kamis (20/6/2024).

“Meskipun tidak ingin terjadi bencana di Kabupaten Batang, kewaspadaan dan kesiapan penanganan harus tetap dipersiapkan bagi relawan dan TRC untuk mengupdate ilmu pengetahuan tentang tindakan kebencanaan,” tutur Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Batang, Moh Fajeri.

Baca juga: BPBD Kota Semarang Siapkan Cadangan Air Bersih 1,5 Juta Liter

Fajeri mengatakan pelatihan kedaruratan bencana juga harus dilakukan semua elemen masyarakat dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya yang tanggung jawabnya sama.

Pelatihan ini bertujuan untuk melatih relawan dan TRC agar satu komando pada saat terjadinya bencana supaya tidak berjalan sendiri-sendiri.

“Caranya jika ada bencana Kepala Daerah akan memberikan intruksi sesuai laporan dari sipitung yakni relawan disetiap desa bisa dikolaborasikan.

Nantinya baru akan ditindaklanjuti oleh TRC yang tugasnya akan dibagi beberapa kluster seperti kluster posko, kesehatan, evakuasi, pengungsi, dan sarana prasarana,” terangnya.

Dengan begitu, maka penanganan bencana akan lebih cepat terindikasi dan tertangani apa saja tindakan yang diperlukan.

Baca juga: Dusun Kemloko Patean Rawan Longsor, BPBD Kendal Siagakan Alat Deteksi Dini

"Untuk antisipasi bencana pada kemarau tahun ini potensinya terjadi kekeringan dan kebakaran serta kadang adanya gas beracun yang muncul diperbatasan Desa Gerlang," ujarnya.

Fajeri menyebut seperti pada tahun kemarin, lokasi yang biasa terjadi kekeringan  di Kecamatan Pecalungan dan Bandar.

"Pada tahun kemarin, mami sampai menyuplai ratusan tangki air bersih yang disalurkan, semoga pelatihan bisa menjadi bekal tambahan ilmu kebencanaan yang baru bagi relawan untuk nantinya bisa dipraktekan jika terjadi bencana,”pungkasnya.(din)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved