Selasa, 28 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Banyumas

Pementasan 10.000 Penari Lengger di Banyumas Tercatat di MURI

Sebanyak 10 ribu penari lengger Banyumasan mencatatkan diri kedalam Museum Rekor Indonesia (MURI) dalam sebuah pentas

Permata Putra Sejati
Sebanyak 10 ribu penari lengger Banyumasan saat menari dan mencatatkan diri kedalam Museum Rekor Indonesia (MURI) dalam sebuah pentas yang diselenggarakan di lapangan sepak bola Gor Satria Purwokerto, Sabtu (22/6/2024). 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Sebanyak 10 ribu penari lengger Banyumasan mencatatkan diri kedalam Museum Rekor Indonesia (MURI) dalam sebuah pentas yang diselenggarakan di lapangan sepak bola Gor Satria Purwokerto, Sabtu (22/6/2024). 

Pemecahan MURI ini dianggap sebagai sejarah sekaligus dedikasi atas maestro lengger di Kabupaten Banyumas. 

"Belom ada pementasan lengger dari generasi ke generasi. Oleh karena itu temanya adalah 10 ribu lengger bicara. Lengger akan selalu dibicarakan. 

Pesertanya adalah anak-anak sekolah SD SMP SMA dan umum," ujar Maestro Lengger Banyumas, Riyanto kepada Tribunbanyumas.com.

Ada juga peserta yang berasal dari berbagai daerah lain luar Banyumas. 

Riyanto mengatakan event ini akan dijadikan event tahunan. 

"Perjalanan lengger saya bukti bahwa saya bisa keliling dunia

Konsepnya sekitar 2 tahunan," terangnya. 

Ia mengatakan menginformasikan acara tersebut dari komunitas ke komunitas. 

"Pesertanya usia ada yang 9 tahun dan ada juga yang 76 tahun. 

Tadi melakukan pementasan 10 ribu penari yaitu membakan tarian Eling-eling anyumas, dan dangdut ciwit ciwitan," katanya. 

Sementara itu peserta 10 ribu lengger, Astika (17) berasal dari Sanggar Cemara di Banjarnegara dan mengaku ini adalah pengalaman seru.

"Terhepi dan seneng, persiapan cuma beberapa hari.

Saya memang suka menari dan ada juga dari Kalibening. Ini karena memang pengen sendiri dan antusias," terangnya. 

Ada sebanyak 4.785 siswa SD dan SMP se-Kabupaten Banyumas yang dilibatkan, sementara sisanya berasal dari masyarakat umum dinas terkait di Banyumas.

Event ini diharapkan akan semakin membawa nama Banyumas semakain dikenal masyarakat luas melalui Lengger. 

Kesenian Lengger Banyumasan merupakan Warisan Budaya Tak  Benda yang tumbuh dan berkembang di wilayah Banyumas. 

Kesenian ini memiliki sejarah yang panjang dan membumi dalam budaya masyarakat Banyumas. 

Untuk melestarikan dan mengenalakan ke generasi muda tentang Lengger Banyumas.(jti)

Baca juga: Pengusaha Rental Jateng DIY Minta Masyarakat Tidak Menghakimi Warga Pati Atas Kejadian di Sukolilo

Baca juga: Irjen Pol Ahmad Luthfi: Dengan Soliditas Kita Bangun Wilayah Menjadi Lebih Baik

Baca juga: Pinjaman BRI NON KUR dan KUR 23 Juni 2023, Tabel Cicilan Lengkap Sampai Rp 100 Juta

Baca juga: Kalender Jawa Hari Ini 23 Juni 2024 Tanggalan Jawa Minggu Legi

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved