Kamis, 9 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Meksiko

234 Monyet Howler di Meksiko Mati akibat Gelombang Panas

Sebanyak 234 ekor monyet howler yang terancam punah telah mati di hutan tropis negara bagian Tabasco, Meksiko tenggara.

rottadana via Kompas.com
Ilustrasi Gelombang Panas 

TRIBUNJATENG.COM, MEKSIKO -- Sebanyak 234 ekor monyet howler yang terancam punah telah mati di hutan tropis negara bagian Tabasco, Meksiko tenggara.

Menurut organisasi nirlaba satwa liar Cobius pada Senin (25/6/2024), angka yang hampir tiga kali lipat dibandingkan bulan lalu itu dikaitkan dengan gelombang panas nasional.

Lebih dari 200 ekor monyet tewas hanya mewakili wilayah yang dapat dipelajari oleh kelompok konservasi satwa liar Meksiko, dan kelompok tersebut mengatakan angka sebenarnya bisa lebih tinggi.

Media lokal pada Mei melaporkan setidaknya 85 kematian monyet howler, ketika suhu melebihi 45 derajat celsius di tengah kekeringan berkepanjangan yang telah menguras waduk-waduk di negara tersebut, dan baru sekarang mulai terisi kembali pada awal musim hujan.

Meskipun hujan kini mulai turun di seluruh negeri, Cobius mengatakan dalam sebuah pernyataan yang dipublikasikan di media sosial bahwa hal ini tidak akan menyelesaikan keadaan darurat, tetapi hanya memberikan waktu untuk melakukan tindakan konservasi yang nyata.

Organisasi Cobius juga mengatakan populasi monyet howler juga menderita akibat perburuan, penebangan berlebihan, degradasi habitat, persaingan untuk mendapatkan ruang, dan penyakit baru yang ditularkan oleh manusia dan hewan peliharaan.

"Faktor-faktor ini, menjadi satu dengan suhu yang lebih tinggi, menyebabkan tekanan panas dan peradangan akut serta berkontribusi pada respons sistem kekebalan tubuh yang tidak efisien," tambah Cobius, dikutip dari Reuters pada Selasa (25/6/2024).

Dikatakan bahwa beberapa monyet yang diteliti menderita edema paru, atau paru-paru basah, setelah menghirup asap kebakaran hutan.

Diketahui, monyet howler mantel, yang hidup di Meksiko, Amerika Tengah, Kolombia, dan Ekuador, diklasifikasikan sebagai hewan yang terancam punah dan masuk dalam Daftar Merah Persatuan Internasional untuk Konservasi Alam (IUCN). (kompas.com)

Baca juga: Kalender Jawa Hari Ini 26 Juni 2024 Tanggalan Jawa Rabu Wage

Baca juga: Korea Air Turun dari Ketinggian karena Sistem Tekanan Udara Bermasalah

Baca juga: Penyerang Sasar Tempat Ibadah Tewaskan 19 Orang di Dagestan Rusia, Mantan Petarung Diduga Terlibat

Baca juga: Ramalan Harian: Prediksi Zodiak Hari Ini Rabu 26 Juni yang Perlu Anda Ketahui

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved