Sabtu, 11 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Jakarta

Bursa Efek Indonesia Catat Investor Pasar Modal Tembus 13 Juta

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat jumlah investor pasar modal Indonesia mencapai 13 juta single investor identification (SID).

Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUNNEWS
Seorang karyawan berjalan melintasi papan pergerakan harga saham di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, baru-baru ini. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat jumlah investor pasar modal Indonesia mencapai 13 juta single investor identification (SID).

Jumlah itu tercatat dengan pertumbuhan lebih dari 863 ribu SID baru di sepanjang 2024. Sementara, jumlah investor saham tercatat sebanyak 5,7 juta SID.

Direktur Pengembangan BEI, Jeffrey Hendrik mengatakan, pihaknya telah melakukan berbagai kegiatan edukasi dan promosi kolaborasi dengan berbagai pihak.

"Dari Januari hingga Mei 2024, terdapat 6.211 kegiatan edukasi pasar modal yang diikuti oleh lebih dari 5,8 juta peserta di seluruh Indonesia," katanya, dalam keterangannya, Kamis (27/6).

Menurut dia, hal itu merupakan hasil sinergi dan kolaborasi BEI bersama OJK, Self-Regulatory Organization (SRO), anggota bursa, perusahaan tercatat, Manajer Investasi, komunitas pasar modal, sekaligus stakeholders lain, termasuk Galeri Investasi BEI yang per 20 Juni 2024 telah berjumlah 904 unit.

Selain itu, Jeffrey menuturkan, program Duta Pasar Modal juga menyumbang pertumbuhan jumlah investor baru saham dan pasar modal Indonesia.

Program itu bertujuan untuk meningkatkan partisipasi dan kontribusi masyarakat Indonesia secara langsung dalam upaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan dan pasar modal.

"Sejak pertama kali diluncurkan pada 15 Februari 2023 hingga saat ini, sebanyak 2,9 juta peserta telah teredukasi melalui 5.460 kegiatan yang melibatkan 2.881 Duta Pasar Modal," jelasnya.

Jeffrey menyatakan, sosialisasi dan edukasi juga dilakukan melalui kegiatan Sekolah Pasar Modal yang didukung oleh anggota bursa dan Manajer Investasi, baik secara langsung ataupun melalui kerja sama pendirian Galeri Investasi BEI.

Selain itu, metode sosialisasi dan edukasi lain juga turut dilakukan, di antaranya melalui penyelenggaraan kompetisi olahraga seperti Chess Competition bersama IDX Channel, hingga pengenalan pasar modal melalui IDX Mobile.

“Saat ini, dari 5,7 juta investor saham, sebagian besar sudah memiliki aplikasi online trading. Tentu saja aplikasi tersebut memiliki kelengkapan dan kompleksitasnya masing-masing, mungkin ada yang kompleks tapi ada juga yang masih dasar, sehingga investor butuh informasi tambahan dengan mengunduh IDX Mobile,” bebernya.

Hingga 31 Mei 2024, jumlah pengguna IDX Mobile telah mencapai 154.883, naik sebesar 47 persen sejak 31 Desember 2023. Sejak awal 2024, rata-rata tercatat jumlah pengguna setiap hari mencapai 306 orang.

Terpisah, Kepala Kantor BEI Jateng I, Fanny Rifqi mengungkapkan, data jumlah investor pasar modal (saham, obligasi, dan reksadana) di provinsi ini per akhir Mei 2024 mencapai 1,52 juta investor. "Jumlah ini meningkat 7,2 persen dibandingkan data akhir tahun 2023 sebanyak 1,42 juta investor," terangnya.

Ia berujar, pihaknya terus menggelar kegiatan edukasi untuk menarik investor. "Jumlah kegiatan edukasi sepanjang 2024 (Januari-Mei) yang dilakukan Kantor Perwakilan BEI Jateng I sebanyak 249 kegiatan, dengan jumlah peserta edukasi sebanyak 533.405 orang," tuturnya. (idy)

Baca juga: Gempuran Produk China Masih Berlangsung. Industri Tekstil Dalam Negeri Terus dalam Tekanan

Baca juga: Update Harga Listrik Token Listrik PLN Terbaru Jumat 28 Juni 2024 Beli Rp 100 Ribu Dapat Segini

Baca juga: Kepala Staf TNI AU Tinjau Teknologi Radar di Thales Perancis

Baca juga: Kisah Nyata Kakek Arifin, Setia Menunggu Kekasih sejak 1970, Meninggal sebelum Bertemu Pujaan Hati

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved