Pilkada 2024
Kesbangpol Kudus Minta Kelompok Rentan Diperhatikan Saat Pilkada 2024
Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kudus menyebutkan Pilkada 2024 jadi momentum untuk merangkul kelompok minoritas.
Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: raka f pujangga
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kudus momen penyelenggaraan Pilkada 2024 ini menjadi momen untuk merangkul kelompok minoritas, kaum rentan hingga penghayat kepercayaan di Kabupaten Kudus secara merata.
Kepala Badan Kesbangpol Kudus, Mohammad Fitriyanto mengatakan hingga saat ini, pemerintah Kabupaten Kudus telah memfasilitasi kelompok minoritas untuk menggunakan hak pilihnya di tempat pemungutan suara.
Baca juga: Golkar Pilih Usung Dico di Pilkada Kota Semarang, James Santosa: Harapan Saya Menipis untuk Maju
Fitriyanto menjelaskan, keterlibatan kelompok minoritas seperti para penghayat aliran kepercayaan masyarakat dan kelompok disabilitas sudah terlibat aktif pada gelaran Pilkada atau pemilu periode sebelumnya.
"Kedudukan teman-teman minoritas telah terdaftar di daftar pemilih tetap, mereka memiliki identitas kependudukan yang jelas sehingga bisa dipastikan terlibat dalam pilkada," terang Fitriyanto, Rabu (24/7/2024).
Dia menambahkan, nantinya gelaran Pilkada 2024 juga perlu merangkul kelompok disabilitas, dia juga berpesan agar tempat pemungutan suara di Kudus bisa menyediakan akses dan fasilitas ramah disabilitas.
Meski kelompok minoritas dan kaum disabilitas bagian dalam kelompok rentan saat penyelenggaraan Pilkada, untuk itu pemerintah hadir dan mengakomodir kelompok rentan supaya menggunakan hak pilihnya secara setara.
Bahkan dalam waktu dekat ini, lanjut Fitriyanto, pihaknya berencana menggelar sosialisasi penyuluhan Pilkada 2024 bersama Kejaksaan Negeri Kudus kepada kelompok minoritas.
Dalam hal ini, mereka akan diajak untuk terlibat aktif dalam mendukung suksesnya Pilkada Kudus 2024 supaya berjalan aman, damai dan kondusif.
"Kami hadirkan kelompok PAKEM untuk sosialisasi mendukung suksesnya pilkada, bukan mendukung calon," imbuhnya.
Baca juga: KPU Karanganyar Persiapan Rekapitulasi Daftar Pemilih Pasca Coklit Pilkada 2024
Seperti diketahui, ada delapan jenis penghayat kepercayaan yang tergabung dalam kelompok PAKEM Kudus.
Mereka antara lain penghayat kepercayaan Sapta Dharma yang berjumlah 147 orang, Pramono Sejati 16 orang, Paguyuban Sumarah 72 orang, Hardo Pusoro sejumlah 40 orang, Budi Luhur dengan anggota 51 orang, PPK Subud 40 orang, Paguyuban Kawruh Kodrating Pangeran (PKKP) sebanyak 38 orang, dan Sedulur Sikep dengan anggota 150 orang. (Rad)
| Komisi II DPR RI Soroti Kredibilitas dan Integritas Komisioner KPUD di 21 Daerah yang Harus PSU |
|
|---|
| Bawaslu Jepara Berikan Empat Catatan Evaluasi kepada KPU Terkait Pelaksanaan Pilkada 2024 |
|
|---|
| Penghematan Anggaran, KPU Karanganyar Bakal Serahkan Sisa Dana Hibah Pilkada 2024 di Kisaran 3,5 M |
|
|---|
| Penetapan Pemenang Pilkada Jateng 2024: 32 Daerah Tuntas, 3 Daerah & Hasil Pilgub Tunggu Putusan MK |
|
|---|
| Sah, Ischak-Kholid Ditetapkan Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Tegal Terpilih 2024-2029 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Kepala-Badan-Kesbangpol-Kudus-Mohammad-Fitriyanto-2.jpg)