KPK Geledah Kantor Wali Kota Semarang
Penyidik KPK Geledah Dinas Damkar & Ruang Komisi D DPRD Jateng, Penggeledahan di Semarang Berlanjut
Penggeledahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kota Semarang masih berlanjut. Terbaru, penyidik menggeledah kantor Dinas Pemadam Kebakaran
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Penggeledahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kota Semarang masih berlanjut. Terbaru, penyidik menggeledah kantor Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Kamis (25/7).
Penggeledahan dilakukan sejak pukul 09.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB. Selama enam jam KPK di Dinas Damkar, seluruh ruangan digeledah. Petugas juga memeriksa ponsel hingga komputer.
Saat keluar dari kantor Damkar, KPK membawa dua koper dan satu tas ransel yang langsung dimasukan ke bagasi mobil.
Sekertaris Dinas Damkar Kota Semarang, Ade Bhakti Ariawan mengatakan, pelayanan Damkar tetap berjalan seperti biasa meski setiap ruangan dilakukan penggeledahan.
Bahkan, kegiatan dharma wanita serta pembentukan relawan pemadam kebakaran yang sudah teragendakan.
"Berjalan seperti biasa. Tadi teman-teman KPK meminjam ruangan pak kadis karena kebetulan kepala dinas kami kosong. Ruangan kadis dipakai," jelasnya.
Ade membeberkan, KPK meminta sejumlah data dalam bentuk fisik dan elektronik. Dokumen itu terkait anggaran pada 2022-2023.
Dia juga sempat ditanya oleh penyidik terkait pengadaan di Dinas Damkar.
"Tadi ada beberapa data yang diminta, dan allhamdulillah teman-teman koperatif. Bukti elektronik, bukti fisik, dan ada beberapa diminta. Saya juga ditanya pindah ke sini kapan, sebelumnya jadi apa," jelas dia.
Selain itu, sambung Ade, penyidik KPK juga memeriksa belasan ponsel milik anggota Damkar Semarang. Namun ponsel itu akhirnya dikembalikan. "Iya memeriksa ponsel juga, ada belasan. Tapi dikembalikan," ungkap Ade.
Selain Dinas Damkar kota Semarang, KPK juga menggeledah ruang Komisi D DPRD Jateng yang terletak di lantai 3, Kamis (25/7) pukul 15.25 WIB.
Penggeledahan ini merupakan lanjutan dari kasus dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang.
Pantauan Kompas.com, sekitar tujuh penyidik KPK terlihat dikawal anggota kepolisian lengkap dengan senjata laras panjang.
Setibanya di Gedung DPRD Jateng, mereka langsung menuju ke lantai 3, tepatnya di ruang Sekretariat Komisi D DRPD Jateng. Petugas KPK terlihat masuki ruangan dengan membawa satu koper besar dalam penggeledahan itu.
Tak ada satu pun anggota Komisi D DPRD Jateng yang terlihat di depan ruangan tersebut.
| Inilah Penjelasan Wali Kota Semarang Setelah Diperiksa KPK sebagai Saksi Dugaan Kasus Korupsi |
|
|---|
| Penjelasan Iswar Aminuddin Tentang Pemeriksaannya oleh KPK |
|
|---|
| Segepok Uang Disita Hasil Penggeledahan KPK di Semarang, Mbak Ita Diperiksa Lagi Pekan Depan |
|
|---|
| UPDATE Penggeledahan KPK di Semarang Masih Berlanjut, Hari Ini Sasar Dinas Pemadam Kebakaran |
|
|---|
| Gerindra Sebut Penggeledahan KPK di Semarang Mengubah Peta Politik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/KPK-keluar-dari-kantor-Dinas-Damkar-usai-melakukan-penggeledahan.jpg)