Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Kriminal Hari Ini

PANTAS Jadi Spesialis Maling Bajaj, Setahun Gondol 18 Unit, Punya Pengalaman Nyopir 10 Tahun

Dua pencuri bajaj yang telah ditangkap pihak kepolisian dari Polda Metro Jaya ternyata punya pengalaman 7-10 tahun menjadi sopir bajaj.

Editor: deni setiawan
Kolase Foto TribunJakarta
Supriyadi dan bajaj miliknya yang hilang digondol maling di Jakarta. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Supriyadi (45) yang kehilangan bajaj miliknya di Jalan Panjang, Kedoya Utara, Jakarta Barat, pada Jumat (5/7/2024) dini hari, kini sudah bisa sumringah.

Pencarian kendaraan roda tiganya yang dibantu pihak kepolisian telah membuahkan hasil.

Dari modal rekaman CCTV, dua maling bajaj miliknya tertangkap di sebuah wilayah di Jakarta Utara.

Baca juga: 2 Maling Ini Setahun Gondol 18 Bajaj, Ternyata Mereka Mantan Sopir

Baca juga: Polisi Tangkap Sindikat Pencuri Bajaj yang Telah Beraksi 9 Kali di Jakarta

Dua pencuri bajaj yang telah ditangkap pihak kepolisian dari Polda Metro Jaya ternyata adalah mantan sopir.

Hal itulah yang seakan menjadi modal mereka dalam melakukan aksinya karena telah mengetahui lokasi serta seluk beluk kendaraan yang akan dicurinya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, keduanya telah beraksi setahun ini dengan total ada sekira 18 bajaj yang dicuri.

Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Wira Satya Triputra mengatakan, dua pencuri bajaj di Jakarta Barat sudah menggondol belasan kendaraan roda tiga.

“Berdasarkan pendalaman yang dilakukan tim penyidik, pencuri YR (28) dan M (41) ternyata sudah mencuri 18 bajaj,” ujar dia seperti dilansir dari Kompas.com, Sabtu (27/7/2024).

Kombes Pol Wira Satya Triputra mengatakan, aksi itu dilakukan YR dan M sejak Februari 2023.

Mereka biasanya mencari bajaj yang terparkir di pinggir jalan.

Hal itu dilakukan karena sopir bajaj biasanya tak mengunci stang kendaraan atau menambahkan kunci ganda saat memarkirkan bajaj.

“MR dan YR melakukan aksinya setiap dini hari ketika para sopir bajaj sedang beristirahat dan memarkirkan bajajnya di pinggir jalan yang tidak dikunci stang atau menggunakan kunci tambahan,” tutur dia.

YR dan M disebut berkeliling di beberapa lokasi yang biasa digunakan sopir bajaj meletakkan kendaraannya.

Mereka mengetahui lokasi tersebut karena pernah menjadi sopir bajaj bertahun-tahun.

“Mereka ini dulunya sopir bajaj, jadi tahu lokasi-lokasinya."

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved