Kamis, 23 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Kapal Terbakar di Semarang

Ini Penyebab Kapal Kirana I Terbakar di Perairan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang

Perusahaan pelayaran Dharma Lautan Utama beberkan penyebab terbakarnya KM Kirana I saat labuh jangkar di perairan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Min

|
Istimewa
Kapal Kirana I milik Dharma Lautan Utama (DLU) terbakar di perairan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Minggu (11/8/2024).  

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Perusahaan pelayaran Dharma Lautan Utama beberkan penyebab terbakarnya KM Kirana I saat labuh jangkar di perairan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Minggu (11/8/2024).

Manager Cabang DLU Semarang, Herman Fajar mengatakan kapal itu terbakar saat dilakukan perawatan oleh ABK kapal.

Berdasarkan informasi dari nahkoda kapal api berasal dari percikan gerinda yang mengenai lem. Sebab sumber api berasal  ruang penumpang.

"Saat itu crew sedang menggerinda. Crew juga ada melakukan pemasangan vinyl lantai. Kemungkinan api dari situ ketika percikan api mengenai vinyl lantai baru di lem," tuturnya kepada tribunjateng.com.

Menurutnya, saat terjadi kebakaran crew langsung melakukan pemadaman menggunakan APAR. Namun upaya itu tidak berhasil.

"Namanya ruang penumpang, fasilitas ada tempat tidur busa, karpet juga. Ditambah banyak crewnya," imbuhnya.

Dikatakannya, kerusakan kapal berada di ruang penumpang dan anjungan kapal. Namun pihaknya masih memastikan kondisi kapal.

"Apakah nanti masih berada di situ atau dibawa ke galangan kapal JMI atau galangan kami di Surabaya. Karena menarik kapal harus ada izinnya," imbuhnya.

Kejadian itu, ia belum bisa menghitung total kerugian materiil yang dialami. Pasti kejadian itu berdampak jadwal pelayaran.

"Tanggal 13 Agustus kapal itu nanti akan kami ganti dengan kapal lain," tandasnya.

Proses Pemadaman

Proses pemadaman KM Kirana I milik Dharma Lautan Utama (DLU) yang terbakar saat labuh jangkar di perairan Tanjung Emas Semarang cukup rumit.

Manager Cabang DLU Semarang, Herman Fajar mengatakan  kapal mulai  terbakar pukul 15.30. Api  bisa dipadamkan sekitar pukul 20.20.

"Api sudah tidak terlihat tinggal asap-asap saja. Tapi masih disiagakan 2 tug boat dari Pelindo maupun Pertamina," terangnya kepada tribunjateng.com, Minggu (11/8/2024).

Pada kejadian itu, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Pelindo agar  mengerahkan kapal tug boat untuk melakukan pemadaman. Total ada lima kapal tug boat yang dikerahkan.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved