Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Demak

Terkuak Bahan Baku "Es Moni" Miras Oplosan, Ternyata Dari Arak Tradisional Grobogan

Terbongkar bahan dasar es moni atau minuman keras (miras) oplosan yang cukup digandrungi pemuda di Kabupaten Demak, Jawa Tengah.

Editor: raka f pujangga
Rezanda Akbar D
Satpol PP Demak menyita bahan dasar pembuatan Es Moni yang marak dikalangan pelaja 

TRIBUNJATENG.COM - Terbongkar bahan dasar es moni atau minuman keras (miras) oplosan yang cukup digandrungi pemuda di Kabupaten Demak, Jawa Tengah.

Es moni ternyata dibuat dari bahan arak tradisional. 

Arak tradisional tersebut dicampur dengan minuman berenergi sachet pabrikan lantas dikemas menggunakan gelas cup.

Baca juga: Ciri-ciri Es Moni yang Beredar di Demak, Miras Oplosan Beragam Rasa, 1 Cup Jumbo Dihargai Rp10.000

Pedagang di Demak menjual miras oplosan tersebut dari Rp 8.000 hingga Rp 10.000 menyesuaikan besar kecilnya kemasan.

Dianggap menyegarkan dan dihargai murah, tak ayal minuman ini cukup primadona di kalangan pemuda dalam beberapa bulan terakhir. 

Plt Kepala Satpol PP Demak, Agus Sukiyono mengatakan, saat ini pihaknya telah mengetahui bahan dasar yang digunakan untuk pembuatan es moni.

Menurutnya, miras yang digunakan dalam pembuatan es moni berasal dari arak tradisional daerah Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Jateng.

"Dari arak tradisional dan ini yang membuat saya telusuri, Purwodadi, Grobogan," ungkap Agus, saat dikonfirmasi Kompas.com, Senin (19/8/2024).

Kantongi pembuat dan pengedar "es moni" Agus mengeklaim, saat ini juga sudah mengantongi nama pembuat dan pengedar arak tradisional bahan es moni tersebut. 

"Saya sudah tahu, nama by name sudah tahu tapi kan mereka di wilayah Purwodadi jadi saya tidak bisa memegang orangnya," katanya.

 Agus menambahkan, sejak beredar informasi penjualan es moni, pihaknya rutin mengadakan razia untuk menyatroni semua jenis miras.

 Sejauh ini, pihaknya berhasil mengamankan ribuan miras dan puluhan botol bekas air meneral yang digunakan untuk wadah arak tradisional Purwodadi.

Baca juga: GEGER Viral Es Moni di Demak, Miras Beragam Varian Rasa Menyerupai Teh Jumbo, Harganya Cuma Rp8.000

Tak hanya itu, ia juga mengaku menutup sejumlah toko peracik es moni beserta alat produksi dan penjual miras lainnya di area Pantura Demak

"Kita udah tutup semua itu bisa dilihat, sepanjang jalan Kracaan hingga Trengguli. Kemarin kita operasi lagi tuh di Kebonagung sama Dempet, kita ambil semua tutup akhirnya," pungkasnya. 

Sebagai informasi, Pemerintah Kabupaten Demak menerapkan menerapkan aturan daerah zero alkohol. (*)

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Asal-Usul Es Moni yang Tren di Demak, Ternyata dari Arak Tradisional Grobogan"

 

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved