Demo Ricuh di Semarang
Ironi Demo Anarkis di Semarang: Pelaku Termuda Berusia 13 Tahun, Polisi Selidiki Aktor Penggerak
Sedikitnya 327 orang diamankan Polda Jateng dalam kasus kerusuhan yang terjadi di Kota Semarang, bahkan di antaranya termuda berusia 13 tahun.
Penulis: Raf | Editor: raka f pujangga
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Sedikitnya 327 orang diamankan Polda Jateng dalam kasus kerusuhan yang terjadi di Kota Semarang.
Mayoritas yang diamankan ternyata adalah anak-anak dan pelajar.
Bahkan, polisi menemukan peserta yang termuda masih berusia 13 tahun.
Baca juga: Pasca Kerusuhan, Kegiatan Belajar Mengajar di Cilacap Tetap Berjalan Normal
Peristiwa itu tentu membuat orang tua syok hingga tak bisa tidur mengetahui kondisi anaknya.
Di antaranya Sri Mulyani (47) tak bisa tidur nyenyak sejak Sabtu (30/8 2025) malam, karena anak laki-lakinya yang berusia 16 tahun tak kunjung pulang.
Tak seperti biasanya yang setelah magrib anaknya sudah di rumah, anaknya keluar hanya main bola atau bermain ke rumah teman, kali ini anaknya hilang kabar.
“Biasanya enggak pernah keluar sampai nginep. Begitu semalam enggak pulang, saya langsung khawatir. Rasanya lemes, bingung harus cari ke mana,” kata Sri Mulyani saat ditemui di Mapolda Jawa Tengah, Sabtu (30/8/2025).
Bermodal firasat, ia datang sendiri ke Mapolda sejak pagi sekitar pukul 08.30 WIB.
Tanpa ada kabar resmi, ia hanya ingin memastikan apakah benar anaknya berada di sana.
“Enggak ada yang ngasih tahu. Saya inisiatif ke sini saja. Pikiran saya, keadaan lagi panas, jadi coba tanya ke Polda,” tuturnya.
Sedihnya Sri Mulyani baru mendapat kepastian sore harinya. Petugas mengizinkan Sri Mulyani bertemu dengan sang anak di Gedung Borobudur.
Rasa lelah dan gelisah semalaman akhirnya terbayar.
“Alhamdulillah bisa ketemu. Dia langsung minta maaf. Katanya enggak ada niatan ikut demo, cuma nganter temannya beli tas. Kesalahannya hanya boncengan bertiga,” ujarnya.
Sri Mulyani yang duduk disebelah anaknya, menunjukkan tas second yang dibeli bersama temannya.
“Memang niatnya cuma nganter teman, buat beli tas di thriftingan bukan ikut-ikutan,” imbuhnya.
63 Pelajar Yang Ditangkap Akhirnya Dibebaskan Polrestabes Semarang, Setelah Kericuhan Demonstrasi |
![]() |
---|
Laporan Salah Tangkap Terus Bermunculan, Tim Advokasi Desak Polda Jateng Buka Akses Hukum |
![]() |
---|
Aksi Demo di Semarang Tak Terkendali, Pos Polisi Simpang Lima Semarang Dirusak Massa |
![]() |
---|
10 Peserta Aksi Berujung Ricuh di Semarang Sudah Ditangkap Polisi |
![]() |
---|
Demo Ricuh di Semarang : Polisi Tangkap 10 Massa Aksi |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.