Dokter Tewas di Kos Semarang
Polisi Bungkam Soal Voice Note dr Aulia Mahasiswi Undip: Bukti Baru Kasus Perundungan?
Rekaman voice note antara dr Aulia Risma Lestari calon dokter spesialis anestesi Undip Semarang dan ayahnya Mohamad Fakhruri beredar di media sosial.
Penulis: iwan Arifianto | Editor: raka f pujangga
TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Rekaman voice note antara dr Aulia Risma Lestari calon dokter spesialis anestesi Undip Semarang dan ayahnya Mohamad Fakhruri beredar di media sosial.
Dalam rekaman suara itu tersirat korban mengalami dugaan eksploitasi dan perundungan.
Polisi ketika dikonfirmasi terhadap rekaman suara Aulia tersebut enggan berkomentar banyak. Kasatreskrim Polrestabes Semarang Kompol Andika Dharma Sena menyebut, soal rekaman itu tidak ingin berkomentar.
Baca juga: Tanggapi Kematian Dokter Aulia, Jubir Kemenkes Ungkap Terima 356 Laporan dan Beri Sanksi Pelaku
Pihaknya meminta menunggu hasil penyelidikan yang sedang dilakukan tim penyidik.
"(rekaman suara dijadikan bukti baru?) Nanti tunggu (keterangan) Kapolrestabes Semarang (Kombes Irwan Anwar) satu pintu semua ini," katanya saat dihubungi,
Rabu (28/8/2024).
Sementara, Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar ketika dikonfirmasi belum merespon.
Mantan kuasa hukum Keluarga almarhumah dr Aulia Risma Lestari , Susyanto mengatakan, statusnya sebagai kuasa hukum korban dicabut secara sepihak oleh pihak keluarga pada Senin (26/8/2024).
"Intinya ada yang tidak suka dengan saya yang ingin mengawal kasus ini sampai selesai. Padahal (kasus) ini masih setengah jalan," katanya kepada wartawan.
Kendati demikian, ia membenarkan rekaman voice note yang beredar di media Jakarta adalah suara otentik almarhumah.
Bahkan, rekaman suara itu telah disodorkannya ke tim pencari fakta baik dari Kementerian Kesehatan dan Polrestabes Semarang.
"Benar itu suara asli (Aulia) lewat chatting whatsapp antara korban dengan ayahnya," terangnya.
Ia juga membenarkan bahwa korban Aulia dekat sekali dengan almarhum ayahnya.
"Makanya ayahnya langsung sakit sampai ikut meninggal dunia," terangnya sembari menegaskan statementnya tak lagi mewakili keluarga korban.
Sebelumnya, polisi telah membentuk tim untuk mengusut dugaan bullying atau perundungan penyebab kematian Aulia Risma Lestari mahasiswi calon dokter spesialis anestesi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro Semarang.
Aulia Risma ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya di Lempongsari, Gajahmungkur, Kota Semarang, Senin (12/8/2024) sekira pukul 23.00 WIB.
Baca juga: Kesaksian D Sahabat dr Aulia Risma, Orang Pertama yang Temukan Sang Dokter Tak Bernyawa
| Sopan dan Tertib Jadi Hal Meringankan Tuntutan Zara Yupita Azra Terdakwa Bully Mendiang Dokter Aulia |
|
|---|
| PPDS Anestesi RSUP Dr Kariadi dan FK Undip Kembali Dibuka Usai Tiga Tersangka Ditahan Jaksa |
|
|---|
| Tangis Bahagia Keluarga Mendiang Dokter Aulia Risma Dengar 3 Tersangka Segera Ditangkap |
|
|---|
| Polisi Segera Tangkap 3 Tersangka Bully & Pemerasan Mendiang Dokter Aulia Risma PPDS Undip Semarang |
|
|---|
| Berkas Perkara Kasus Bully dan Pemerasan Mendiang Dokter Aulia Risma Tebalnya Nyaris Setengah Meter |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/diari-aulia-risma.jpg)