Berita Slawi
Segalon Harapan, Warga Sesepan Bersyukur Terima Bantuan Air Bersih dari PMI Tegal
Warga Desa Sesepan, Kecamatan Balapulang yang terdampak kekeringan mendapat bantuan air bersih dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tegal.
TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Warga Desa Sesepan, Kecamatan Balapulang yang terdampak kekeringan mendapat bantuan air bersih dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tegal, pada Kamis (12/9/2024).
Kehadiran satu mobil tangki PMI Kabupaten Tegal yang membawa 6.000 liter air bersih ini sudah ditunggu-tunggu oleh warga.
Mereka membawa wadah (tempat) untuk air bersih, seperti ember, jeriken, galon isi ulang dan lain-lain.
Baca juga: Kekeringan Melanda Batang, BPBD Salurkan 55.000 Liter Air Bersih untuk 7 Kecamatan
Warga tertib antre untuk mendapatkan air bersih tanpa berebut.
Semuanya tertib dan saling bergantian mengalirkan air bersih dari mobil tangki menggunakan selang, dan dialirkan ke wadah masing-masing sampai penuh.
Relawan PMI Kabupaten Tegal dan Sekretaris Desa Sesepan juga ikut membantu proses pembagian air bersih.
Warga Desa Sesepan Murniati, mengaku kondisi kekeringan sudah mulai dialami warga sejak dua bulan terakhir.
Kondisi tersebut biasa dialami setiap tahunnya terutama ketika musim kemarau.
Sehingga dengan adanya bantuan air bersih dari PMI Kabupaten Tegal dikatakan Murniati sangat membantu warga, khususnya yang terdampak kekeringan.
"Sebelumnya kami juga sudah pernah dapat bantuan air bersih dari PMI Kabupaten Tegal dan ini dapat lagi. Ya alhamdulillah, sangat bersyukur karena dapat bantuan air bersih lagi. Tadi saya menggunakan galon isi ulang untuk mengambil air bersih. Ketika dapat bantuan seperti ini, ya paling tidak bisa untuk penggunaan satu hari saja. Biasanya digunakan untuk masak, minum, mencuci dan lain-lain. Sedangkan hari-hari setelahnya misal air sudah habis, ya saya mengambil di tempat ledeng yang ada di desa," jelas Murniati, pada Tribunjateng.com.
Sementara itu, warga Desa Sesepan Abdul Wahid, menceritakan hal yang sama yaitu kondisi kekeringan mulai dirasakan warga sejak dua bulan terakhir.
Kondisi tersebut hampir setiap tahun dialami oleh warga terutama ketika musim kemarau.
Selain mendapat bantuan air bersih dari PMI Kabupaten Tegal, Abdul Wahid juga mengaku sebelumnya dapat bantuan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tegal.
Wahid menuturkan, dia sudah mengambil air bersih sekitar 10 kali dengan cara mengangkut menggunakan jeriken.
Jumlah tersebut biasanya hanya bertahan untuk sehari saja, karena selain digunakan untuk masak dan minum juga untuk mandi.
| Warga Bisa Manfaatkan Layanan Laboratorium Kesehatan Kabupaten Tegal, Segini Retribusinya |
|
|---|
| Waspada Dampak El Nino! Dinkes Kabupaten Tegal Monitor Ketat Potensi Lonjakan ISPA dan Diare |
|
|---|
| Ada 47 Orang Suspek Campak di Kabupaten Tegal, Data dari Januari sampai 3 April 2026 |
|
|---|
| Halalbihalal Bersama Kades se-Kabupaten Tegal, Bupati Ischak Ingatkan Beri Layanan Maksimal ke Warga |
|
|---|
| Pemkab Tegal Gelar Musrenbang RKPD 2027, Fokus Percepatan Infrastruktur Dasar |
|
|---|