Berita Bekasi
Warga Mengira Kasur Terapung, Ternyata Tujuh Mayat Mengapung di Kali Bekasi
Warga Jatiasih dihebohkan penemuan tujuh mayat di Kali Bekasi, Kota Bekasi. Seluruh mayat sudah dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.
Tepergok Polisi
Namun sebelum aksi tawuran tersebut terjadi, mereka keburu kepergok polisi yang kemudian membubarkan mereka. Mereka yang panik lalu kabur ke segala arah. Sebagian berhasil tertangkap polisi.
Sebagian lagi menceburkan diri ke sungai hendak menyelamatkan diri ke seberang. Sebanyak 11 orang remaja berhasil menyeberang tapi kemudian ditangkap Sabtu paginya. Mereka bersembunyi di sebuah rumah kosong di RW 10 sekitar Perumahan PGP Jatiasih.
Sebanyak sembilan remaja lainnya dinyatakan hilang dan diduga tenggelam di sungai. Mayat tersebut terlihat mengapung di aliran sungai bercampur lumpur. Sejumlah warga mencoba mendekat dan merekam kondisi mayat-mayat yang mengapung.
Mencari Kucing
Suci (42) warga setempat, mengatakan jenazah ditemukan perdana sekira pukul 05.30 WIB saat dirinya hendak mencari kucingnya di sekitar lokasi kejadian. Awalnya ia mengira melihat di kali tersebut berupa sejumlah sampah kasur yang mengapung.
Namun ketika dipastikan kembali rupanya mayat manusia. “Saya minta tolong bantu lihatin ke warga, pas dicek rupanya bukan kasur, soalnya ada tangannya, rupanya jenazah manusia,” kata Suci, Minggu (22/9/2024).
Setelah itu Suci menuturkan para warga langsung menghubungi pihak kepolisian setempat untuk penindakan lebih lanjut.
Terkait penemuan tujuh mayat yang mengambang tersebut, sejumlah petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi pagi ini sudah melakukan evakuasi bersama petugas kepolisian.
Lokasi penemuan mayat ini berada di RT 1 RW 9 Kelurahan Jatirasa, Jatiasih, Kota Bekasi. Polisi masih terus melakukan penyelidikan.
Hanyut 300 Meter
Polisi menduga tujuh mayat laki-laki yang ditemukan di Kali Bekasi, Kota Bekasi menceburkan diri karena karena takut kena patroli polisi. Korban hanyut sejauh 300 meter.
"Radius (tempat menceburkan) sekitar 300 meter dari titik penemuan. Di pinggir kali," kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kompol Audy Joize Oroh saat dihubungi, Minggu (22/9/2024).
Polisi melakukan penyisiran CCTV di sekitar lokasi kejadian. Audy menyebut aliran kali cukup dalam dan merupakan pertemuan dari dua sungai.
"Untuk kedalaman pastinya belum bisa (dipastikan) karena belum turun. Tapi kalau dari visual sepertinya dalam, karena airnya tenang, itu kan pertemuan antara dua sungai. Pertemuan dua sungai, keluhannya di situ cukup dalam," jelasnya.
| Emak-Emak Gelut di Bekasi, Bermula dari Tatap-Tatapan di Depan Perumahan |
|
|---|
| Kisah Begal Apes: Rampas Motor, Eh Korbannya Polisi! |
|
|---|
| Bareskrim Tetapkan Sembilan Tersangka dalam Kasus Pemalsuan Sertifikat Pagar Laut di Bekasi |
|
|---|
| Kronologi Tragedi 7 Remaja Tewas di Kali Bekasi versi Korban yang Masih Hidup |
|
|---|
| Ibunda Korban 7 Remaja Tewas di Kali Bekasi : Putranya Izin keluar Bersama Teman-teman sekolah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/tujuh-jasad-di-Kali-Bekasi-M.jpg)