Kamis, 28 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kudus

Kantin Sekolah Diusulkan Jadi Solusi Program Makan Bergizi Gratis di Kudus

Uji coba program makan bergizi gratis (MBG) di Kabupaten Kudus sudah berlangsung tiga hari dari empat hari yang ditargetkan. 

Tayang:
Penulis: Saiful Ma sum | Editor: raka f pujangga
TRIBUNJATENG/SAIFUL MA'SUM
Peninjauan uji coba program MBG di MTSN 1 Kudus oleh Tim 5 Pelaksana Uji Coba Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Rabu (2/10/2024). 

Saat ini, uji coba program MBG masih terus berjalan. Pihaknya berharap memperoleh hal-hal yang menjadi solusi terbaik atas permasalahan yang muncul di setiap daerah uji coba.

Supaya nantinya dalam pelaksanaan program MBG serentak di Indonesia tahun depan, problematika yang bisa saja muncul bisa diantisipasi dan tidak mengganggu pelaksanaan program. 

"Secara teknis evaluasi banyak, karena melalui uji coba ini kami belanja permasalahan. Seperti contoh kebersihan UMKM perlu ditingkatkan, peran Pemkab untuk mengawasi hal ini. Juga beberapa evaluasi lain agar ke depan lebih siap lagi dalam segala aspek," tuturnya.

Program makan bergizi gratis melibatkan para pelaku UMKM dan tenaga kerja yang tidak perlu membutuhkan pendidikan tinggi. Seperti contoh membuka lapangan pekerjaan tambahan bagi ibu rumah tangga.

Sejauh ini, program MBG baru diujicobakan untuk pelajar jenjang pendidikan SD dan SMP sederajat. Selanjutnya diharapkan bisa menyasar anak usia di bawah lima tahun, ibu hamil dan ibu menyusui. 

Penjabat Bupati Kudus, M Hasan Chabibie menuturkan, Kabupaten Kudus beruntung ditunjuk sebagai satu di antara empat kabupaten/kota di Jawa Tengah pelaksana uji coba program MBG. 

Hal ini sebagai bentuk komitmen dan kesiapan Kudus dalam menyukseskan salah satu program unggulan presiden dan wakil presiden terpilih.

"Kita akan berhadapan pada situasi disebut bonus demografi pada 2045. Rata-rata bonus demografi sebuah negara hanya terjadi satu kali di perjalanan sebuah negara. Maka dari itu, persiapannya dimulai sekarang, karena yang akan merasakan anak dan cucu kita," ucapnya. 

Hasan menyebut, menuju Indonesia Emas 2045 mendatang harus dipersiapkan sedini mungkin. Satu di antaranya mendukung tumbuh kembang generasi penerus bangsa dengan makanan bergizi dan mengandung protein tinggi. 

Di Kabupaten Kudus, uji coba program MBG menyasar 2.599 pelajar dari empat sekolah. Meliputi, SDN 2 Wergu Wetan, SDIT Umar Bin Khathab, MTSN 1 Kudus, dan SMPN 1 Gebog.

Pelaksanaan uji coba program MBG dibiayai dengan APBD senilai Rp 147 juta, selebihnya menggandeng CSR perusahaan. 

"Program MBG ini, anak-anak diharapkan memiliki daya saing. Di Kudus ada program sengkuyung bareng berkolaborasi bersama-sama untuk mewujudkan sebuah program," jelasnya. 

M Hasan juga menginstruksikan Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga setempat untuk mendata jumlah kantin sekolah, UMKM yang representatif untuk diusulkan masuk dalam program MBG.

Nantinya juga dilakukan pelatihan bagi UMKM skala kecil, supaya bisa terlibat langsung dalam program MBG 2025 mendatang. 

Baca juga: 2.599 Pelajar di Kudus Jalani Uji Coba Makan Bergizi Gratis

"Pandataan ini termasuk koordinasi dengan kantin sekolah, UMKM, dan pelaku usaha akan kami sampaikan ke pemerintah pusat. Untuk uji coba MBG terus kami monitoring dan evaluasi," jelas dia. 

Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Dasar pada Disdikpora Kudus, Anggun Nugraha mengatakan, pihaknya masih melakukan pendataan terkait kantin sekolah yang dinilai siap terlibat dalam program MBG. 

Pendataan dilakukan menindaklanjuti beberapa usulan yang direkomendasikan Tim 5 Pelaksana Uji Coba Program Makan Bergizi Gratis (MBG) hasil pelaksanaan uji coba di Kabupaten Kudus. (Sam)

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved