Berita Thailand
Banjir Thailand Tewaskan Dua Gajah di Elephant Nature Park Chiang Mai
Banjir Thailand masih menggenangi 20 provinsi, pada Minggu (6/10). Bangkok Post melaporkan, sebagian besar wilayah yang terkena banjir
TRIBUNJATENG.COM, BANGKOK – Banjir Thailand masih menggenangi 20 provinsi, pada Minggu (6/10). Bangkok Post melaporkan, sebagian besar wilayah yang terkena banjir berada di Thailand bagian utara dan timur Laut.
Disebutkan, banjir Thailand di 20 provinsi itu berdampak pada lebih dari 34.000 keluarga.
Dua ekor gajah dilaporkan telah tenggelam dan mati akibat banjir di Elephant Nature Park di Distrik Mae Taeng, Chiang Mai, Thailand.
Sebuah upaya habis-habisan masih dilakukan untuk menemukan hewan-hewan lain yang terjebak di air yang naik dan arus banjir yang bergerak cepat.
Sebagaimana dilansir Bangkok Post, pada Minggu (6/10), Elephant Nature Park di Chiang Mai merupakan rumah bagi 126 gajah, dengan dua di antaranya telah dikonfirmasi mati setelah tersapu banjir.
Phang Fah Sai, seekor gajah betina, ditemukan mati di dekat resor Sibsan di Distrik Mae Taeng, pada Sabtu (5/10) pagi.
Gajah betina lainnya yang mati diyakini bernama Plang Mae Khor, yang mengalami cacat pada kakinya. Namun, staf taman nasional disebut masih berusaha untuk mengonfirmasi identitas gajah tersebut.
Saengduean Chailert, pendiri Elephant Nature Park, menulis di halaman Facebook-nya, bahwa hari Jumat (4/10) merupakan hari yang gelap dan suram bagi taman konservasi tersebut. Ketika mereka menerima peringatan banjir, pada Kamis (3/10), para staf mulai mengevakuasi gajah-gajah ke tempat yang lebih tinggi, dan upaya tersebut berlanjut hingga Jumat malam.
Namun, air terus meninggi, dan bahkan area yang lebih tinggi pun tidak luput dari banjir. Seluruh desa gajah kini terendam banjir parah.
“Hewan-hewan kami terombang-ambing di air banjir. Gajah-gajah kami tidak dirantai, tetapi tetap berada di kandang berpagar,” tulis Saengduean.
Menurutnya, air banjir telah naik hingga lebih dari tiga meter, melampaui pagar kandang dan hampir mencapai atap. “Gajah buta kami, Mae Ploydaeng, Plang Mae Meeboon, dan beberapa gajah lainnya tersapu oleh banjir besar di depan mata kami," jelasnya.
Banyak sapi dan kerbau di taman nasional juga hilang selama banjir. Untungnya, kata dia, semua kucing dan anjing di taman nasional ini selamat, meskipun belum ada kandang untuk hewan-hewan tersebut.
Saengduean menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para petugas penyelamat, sukarelawan, dan lembaga pemerintah atas bantuan mereka. Banyak kamp gajah juga mengirimkan pawang gajah mereka untuk membantu mengendalikan gajah-gajah yang panik dan membantu mengevakuasi mereka. (kps/Tribunnews)
Baca juga: Robert Lewandowski Gacor, 30 Menit Ceploskan 3 Gol ke Gawang Alaves, Barcelona Raih 3 Poin
Baca juga: Berenang di Langen Sumilir Saat Petang, 2 Wisatawan Pelajar Asal Karanganyar Terseret Ombak
Baca juga: PENAMPAKAN Pick Up Pengangkut Wisatawan Rem Blong di Kuningan, Ringsek Berat, 3 Tewas
Baca juga: BREAKING NEWS: Rumah di Ungaran Ambruk ke Jurang, 4 Orang Jadi Korban
| Wabah Flu Tewaskan 9 Orang di Thailand, Ratusan Ribu Orang Terinfeksi Flu Dan Jumlah Terus Melonjak |
|
|---|
| Eks-Anggota Parlemen Kamboja Tewas Ditembak di Bangkok |
|
|---|
| MK Thailand Pecat Perdana Menteri Srettha Sedih Dicap Tidak Jujur |
|
|---|
| Putri Thaksin Shinawatra Terpilih sebagai Perdana Menteri Thailand |
|
|---|
| Enam Turis Berdarah Vietnam Tewas Misterius di Bangkok Thailand |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/banjir-thailand_20161206_150906.jpg)