Berita Karanganyar
IAI Karanganyar Ajak Masyarakat Buang Sampah Obat Secara Benar
Gerakan buang sampah obat dilakukan dalam rangka mengantisipasi adanya potensi penyalahgunaan obat ilegal dan dampak buruk terhadap lingkungan.
Penulis: Agus Iswadi | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Pengurus Cabang (PC) Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Kabupaten Karanganyar berkolaborasi dengan pemilik apotek untuk menyosialisasikan pentingnya membuang sampah obat secara benar.
Gerakan buang sampah obat tersebut dilakukan dalam rangka mengantisipasi adanya potensi penyalahgunaan obat ilegal dan dampak buruk terhadap lingkungan apabila sampah obat dibuang sembarangan.
Ketua PC IAI Kabupaten Karanganyar, Agus Purnomo menyampaikan, melalui program ini masyarakat dapat membuang sampah obat ke dalam kotak yang disediakan di apotek-apotek di Kabupaten Karanganyar.
Baca juga: Pemkab Karanganyar Sabet 2 Penghargaan Pelayanan Publik Dari Kemenpan RB
Baca juga: Kapolres Karanganyar Berharap Tokoh Agama Jadi Mitra Ciptakan Situasi Kamtibmas Selama Pilkada 2024
Menurutnya, ada beberapa hal yang harus diperhatikan masyarakat terkait obat seperti obat kadaluarsa serta obat yang sudah tidak terpakai.
Pihaknya mengkhawatirkan, apabila sampah obat itu dibuang sembarangan dapat berdampak buruk terhadap lingkungan serta dapat disalahgunakan orang yang tidak bertanggung jawab.
"Ada 150 apotek di Kabupaten Karanganyar yang ikut dalam gerakan ini."
"Masyarakat bisa membuang sampah obat di apotek untuk nantinya dikumpulkan dan dimusnahkan bersama Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM)," katanya kepada Tribunjateng.com, Kamis (10/10/2024).
Dia menuturkan, program awal ini berlangsung hingga 15 Oktober 2024.
Kendati demikian, masyarakat masih bisa membuang sampah obat di apotek setelah batas waktu tersebut.
Pihaknya berharap program ini dapat mengedukasi masyarakat tentang pentingnya membuang sampah obat secara benar.
Agus menerangkan, kesadaran masyarakat dinilai masih kurang lantaran belum maksimalnya sosialisasi tentang pentingnya membuang sampah obat secara benar.
Oleh karena itu, gerakan ini sebagai upaya untuk membentuk kesadaran masyarakat terhadap sampah obat. (*)
Baca juga: Harris Sentraland Semarang Tawarkan Paket Chinese Wedding Mewah Harga Terjangkau
Baca juga: Perbaikan Jembatan Warungasem Dimulai Awal 2025, Pemkab Batang Siapkan Anggaran Rp850 Juta
Baca juga: Pengurus KONI Wonosobo Resmi Dilantik, Khozin: Kami Bakal Fokus Pembinaan Prestasi Atlet
Baca juga: Telah Berjalan 7 Kali, Program Bakso Urat Memperkuat Ikatan Sosial KSR PMI UIN Saizu dan Masyarakat
Karanganyar
Ikatan Apoteker Indonesia
IAI Kabupaten Karanganyar
Agus Purnomo
Gerakan Buang Sampah Obat
| Kecelakaan Maut di Karanganyar Libatkan 3 Kendaraan, 1 Meninggal, Ini Identitasnya |
|
|---|
| Karier Hancur Usai Bolos Kerja 30 Hari, Nasib Istri dan Anak Bripka HDN Terusir dari Asrama Polisi |
|
|---|
| BREAKING NEWS: Pendakian Bukit Mongkrang Karanganyar Ditutup Sementara Tanpa Batas Waktu |
|
|---|
| Tangis Pecah Saat Penutupan Operasi Pencarian Yazid di Bukit Mongkrang Karanganyar: Maaf |
|
|---|
| Pencarian Yazid Ahmad Firdaus Pendaki Hilang di Bukit Mongkrang Diperpanjang hingga 28 Januari 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Apotek-Karanganyar.jpg)