Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Diskominfo Kota Semarang Kembangkan CCTV Analitik Pendeteksi Sampah

Diskominfo Kota Semarang kembangkan CCTV analitik pendeteksi sampah dirancang untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota Jawa Tengah. 

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/EKA YULIANTI FAJLIN
Kepala Diskominfo Kota Semarang, Soenarto menunjukan tangkapan CCTV analitik sampah, Jumat (11/10/2024). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfo) Kota Semarang mengembangkan CCTV analitik yang bisa mendeteksi sampah di tempat pembuangan sementara (TPS).

CCTV pendeteksi sampah dirancang untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota Jawa Tengah. 

Kepala Diskominfo Kota Semarang, Soenarto mengatakan, perkembangan teknologi mengharuskan Kota Semarang harus terus berinovasi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

CCTV pendeteksi sampah ini merupakan bagian dari artificial intelligence (AI) yang sangat membantu dalam keseharian. 

Baca juga: UIN Walisongo Semarang Jadi Lokasi Uji Coba Bahan Pembelajaran BIPA

Baca juga: Keamanan Warga Semarang Terpantau 14 Ribu Kamera CCTV Berkah Program Smart Cities  

"Ini sedang kami kembangkan, bagaimana memanfaatkan CCTV untuk mendeteksi sampah."

"Sampah menjadi problem perkotaan."

"Di TPS sering ditemukan penuh (sampah)," papar Soenarto kepada Tribunjateng.com, Jumat (11/10/2024). 

Dia menyebut, sampah di Kota Semarang hampir mencapai 1.000 ton per hari.

Ini menjadi problematika ke depan jika tidak ditangani dengan baik.

Diskominfo turut berkontribusi untuk penanganan sampah melalui penyediaan CCTV analitik.

CCTV ini mendeteksi sampah, sehingga tidak sampai menumpuk di TPS. 

"Kami mengantisipasi TPS overload, tidak terambil, berserakan."

"Bagaimana memanfaatkan CCTV untuk bisa mengevaluasi kondisi setiap saat."

"Ketika ada berserakan segera dibereskan," terangnya. 

Dia menyebut, TPS di Kota Semarang sebanyak 255 lokasi dengan 219 petugas.

Pada 2024 ini, direncanakan ada 100 TPS yang dipasang CCTV.

Sementara ini, Diskominfo baru memasang CCTV di delapan TPS sebagai pilot project.

Yaitu TPS Bulu Lor, Tegalsari, Bangetayu, Lamper Kidul, Tembalang, Gemah, Kalicari, dan Kelud. 

Baca juga: Semarang Zoo Tambah Koleksi Satwa Sitatunga dan Burung Pelikan

Baca juga: Kisah Ajaib Naomi Pendaki Semarang: Hanyut Dalam Kabut Gunung Slamet, Selamat Berkat Panduan Burung

"TPS yang sudah punya sistem mikro jaringan, ada sumber listrik, dan temparnya strategis, kami harap bisa dipasang CCTV," ucapnya. 

Disebutkan, CCTV analitik ini bukan kamera spesifik.

Pihaknya menggunakan kamera biasa.

Diskominfo optimalisasi sistem analitiknya.

Secara konseptual, menurutnya, cukup mudah namun banyak hal yang harus dianalisis.

Sistem kerjanya, kamera akan menganalisis sampah di setiap TPS.

Jika kondisi sampah di TPS penuh, akan ada pemberitahuan yang langsung diterima oleh petugas pemungut sampah (TPS).

Begitu pula jika terdapat sampah berserakan di sekitar area TPS akan ada pemberitahuan. 

"Dari CCTV akan kelihatan TPS yang overload, TPS kosong, atau jika ada yang berserakan akan terdeteksi."

"Nanti, akan ada pemberitahuan melalui WA ke petugas," jelasnya. (*)

Baca juga: Siap-siap! Wilayah Pesisir Utara Jateng Mulai Memasuki Musim Penghujan

Baca juga: Karena Hanya Paslon Tunggal, Debat Calon Diganti Penajaman Visi-Misi di Pilkada Banyumas 2024

Baca juga: Bahas Kerjasama Pembentukan Perda dan JDIH, Kemenkumham Jateng Duduk Bersama DPRD Banyumas

Baca juga: Perkuat Kerja Sama Sertifikasi dan Pelatihan, Poltek Harber Gandeng PLTI

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved