Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Kriminal Hari Ini

Saat Berangkat Sekolah Tiba-tiba Wajah Siswa SMP Ini Disiram Air Keras, Pelakunya Tak Dikenal

Seorang siswa berinisial M mengalami luka di bagian wajah seusai disiram air keras oleh orang tak dikenal (OTK) di Kabupaten Lembata, NTT.

Editor: deni setiawan
Shutterstock
ILUSTRASI Air Keras. 

TRIBUNJATENG.COM, NTT - Nasib tragis dialami seorang siswa SMP Negeri 1 Nubatukan.

Dalam perjalanannya menuju sekolah, tiba- tiba dia terkena siraman air keras oleh orang tak dikenal.

Akibatnya, wajahnya melepuh akibat siraman air keras tersebut dan bergegas dibawa ke rumah sakit untuk penanganan medis.

Baca juga: Cerita Agus Salim Jadi Korban Penyiraman Air Keras, Berawal Dari Tegur Kesalahan Rekan Kerja

Baca juga: Polisi Disiram Air Keras saat Bubarkan Tawuran di Jakarta Barat, 3 Pelaku Terancam 7 Tahun Penjara

Seorang siswa berinisial M mengalami luka di bagian wajah seusai disiram air keras oleh orang tak dikenal (OTK) di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Korban bersekolah di SMP Negeri 1 Nubatukan.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lembata, Wenseslaus Ose Pukan mengatakan, peristiwa itu terjadi saat korban hendak ke sekolah pada Senin (14/10/2024) pagi.

Di tengah pejalanan, tiba-tiba terduga pelaku mendekati korban, lalu menyiram air keras ke bagain wajah.

Setelahnya, pelaku melarikan diri.

"Menurut informasi, pelaku berboncengan, mengenakan kerudung dan masker," ujar Wenseslaus Ose Pukan seperti dilansir dari Kompas.com, Selasa (15/10/2024). 

Baca juga: Pelaku Penyiraman Air Keras ke Anggota Brimob Ditangkap saat Sembunyi di Rumah Pacar

Baca juga: KRONOLOGI Pelaku Penyiraman Air Keras ke Anggota Brimob Ditangkap di Rumah Pacar

Wenseslaus mengatakan, saat ini korban sedang menjalani perawatan di RSUD Lewoleba, Lembata. 

Korban mengalami luka di bagian wajah akibat kejadian ini.

Kasat Reskrim Polres Lembata, Iptu Donni Sare mengatakan, saat ini pihaknya masih menyelidiki aksi penyiraman air keras tersebut.

"Kami masih lidik mengenai pelaku."

"Anggota sebagian masih lidik di lapangan," ujar Iptu Donni Sare.

Iptu Donni Sare mengatakan, pada Senin (14/10/2024) sore tim penyidik mengambil keterangan beberapa saksi seperti warga yang ada di tempat kejadian dan korban.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved