Jumat, 24 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Pilpres Amerika Serikat

Hari Ini Rakyat Amerika Coblosan Pilih Presiden, Surat Suara di Washington dan Oregon Terbakar

Rakyat Amerika Serikat (AS) akan memilih pemimpin dalam Pemilihan Presiden (AS) 2024, Selasa (5/11) hari ini waktu setempat.

CNN
Daerah Wilayah Pilpres AS 

TRIBUNJATENG.COM, WASHINGTON DC – Rakyat Amerika Serikat (AS) akan memilih pemimpin dalam Pemilihan Presiden (AS) 2024, Selasa (5/11) hari ini waktu setempat.

Pilpres diikuti dua calon, yakni Donald Trump dari Partai Republik dan Kamala Harris dari Partai Demokrat. Trump merupakan mantan presiden, sedangkan Harris saat ini merupakan wakil presiden AS.

Pilpres AS tahun ini tampaknya akan berbeda dari pemilihan presiden AS yang pernah terjadi sebelumnya.

Para pejabat keamanan dan intelijen memperingatkan, para pemilih menghadapi ancaman yang semakin meningkat dan dinamis, dengan bahaya yang datang dari dalam dan luar negeri.

Pemungutan suara awal dalam Pilpres AS 2024 sudah digelar. Akan tetapi, sesuatu yang selama ini dikhawatirkan para pejabat Pemilu pun telah terjadi, yakni surat suara di Negara Bagian Washington dan Oregon terbakar.

 “Petugas kami segera memastikan bahwa ada alat pembakar yang telah dipasang di kotak suara, dan itulah yang memicu kebakaran ini," jelas Mike Benner, Juru Bicara Biro Kepolisian Portland, Oregon.

Para pejabat tidak mengesampingkan kemungkinan akan ada lebih banyak masalah, dengan lebih banyak pemilih yang diharapkan memberikan suara secara langsung pada Hari Pemilihan.

Meski begitu, para pejabat keamanan Pemilu tingkat atas seperti Jen Easterly dari Badan Keamanan Siber dan Keamanan Infrastruktur AS telah memperingatkan penduduk bahwa, “jangan khawatir".

“Meskipun lingkungan ancaman sekarang ini paling kompleks, infrastruktur pemilu saat ini paling aman, dan komunitas pemangku kepentingan Pemilu juga paling siap,” ucap Easterly.

Antisipasi

Sejak Januari 2023, pejabat federal, negara bagian, dan lokal telah melakukan lebih dari 1.300 penilaian keamanan fisik, selain berbagai latihan untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi hampir semua kemungkinan.

Andrew Borene, Direktur Eksekutif Keamanan Global di Flashpoint, berbicara dengan VOA lewat tautan Zoom.

“Pejabat pemilu negara bagian dan lokal melihat kasus-kasus yang mengkhawatirkan pada masa lalu, dan belajar dari kasus-kasus itu. Pelatihan pemberdayaan di berbagai tempat seperti departemen kepolisian, pejabat keselamatan publik, dan kesadaran, menurut saya, juga akan membantu mengurangi kemungkinan terjadinya kekerasan,” ujarnya.

Namun, badan intelijen AS mengatakan ancaman itu tetap ada. Pejabat AS memperingatkan, ancaman utama dari luar negeri adalah apa yang mereka sebut Tiga Besar, yaitu Rusia, Iran, dan China.

Mereka mengatakan, upaya-upaya Rusia dilakukan dengan tujuan untuk melihat mantan Presiden Donald Trump kembali ke Gedung Putih.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved