Jumat, 8 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Internasional

Remaja Mabuk Tembak Mati 2 Orangtua dan 2 Saudaranya

Sabtu (14/12/2024), seorang remaja menembak mati empat anggota keluarganya. Remaja laki-laki berusia 16 tahun itu kemudian menelepon polisi.

Tayang:
GOOGLE
Ilustrasi penembakan 

TRIBUNJATENG.COM, BELEN - Sabtu (14/12/2024), seorang remaja di Negara Bagian New Mexico, Amerika Serikat (AS), menembak mati empat anggota keluarganya.

Remaja laki-laki berusia 16 tahun itu kemudian menelepon polisi.

Petugas keamanan kemudian menahannya pada Minggu (15/12/2024).

Baca juga: Karena Kejahatannya, Predator Seks Reynhard Sinaga Jadi Target Penyerangan di Penjara

Kantor Sheriff Valencia County mendapat panggilan darurat 911 pada Sabtu dini hari dari anak laki-laki di bawah umur.

"(Dia) memberitahu operator bahwa dia telah membunuh keluarganya," kata Kepolisian Negara Bagian New Mexico, dikutip dari kantor berita AFP.

Ketika petugas tiba di lokasi kejadian, rumah di Kota Belen, remaja laki-laki berusia 16 tahun itu berjalan keluar dengan tangan di atas dan sangat mabuk.

"Petugas memasuki kediaman tersebut dan mendapati Leonardo Leyva (42), Adriana Bencomo (35), Adrian Leyva (16), dan Alexander Leyva (14)), semuanya tewas karena luka tembak.

Sebuah pistol ditemukan di meja dapur," tambah keterangan polisi negara bagian.

Pejabat Kota Belen mengatakan kepada AFP, para korban adalah orangtua tersangka dan dua saudara laki-lakinya.

Tersangka kini didakwa atas dugaan empat pembunuhan tingkat pertama, kata polisi.

Penembakan yang memakan korban jiwa marak terjadi di AS, negara dengan undang-undang senjata relatif longgar dan jumlah senjata api lebih banyak daripada populasi penduduk.

Tahun ini saja, terjadi setidaknya 484 penembakan massal—melibatkan sedikitnya empat korban, baik yang tewas maupun yang terluka—di seluruh Amerika Serikat, menurut Arsip Kekerasan Senjata. (*)

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mabuk, Remaja 16 Tahun di AS Tembak Mati Orangtua dan 2 Saudara"

Baca juga: Buru Hacker China, Amerika Tawarkan Imbalan Rp159 Miliar

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved