Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Program MBG Dimulai di Kudus, Sasar 3.263 Pelajar di 17 Sekolah

Program Makan Bergizi Gratis di Kudus mulai berjalan. Satu dapur hybrid melayani 3.263 siswa dari 17 sekolah dengan menu bergizi seharga Rp10 ribu

Penulis: Saiful Ma sum | Editor: Daniel Ari Purnomo
Saiful Masum
Sejumlah tenaga dapur dan ahli gizi mempersiapkan menu MBG di dapur atau SPPG di Ponpes Nashrul Ummah Mejobo, Kabupaten Kudus sebelum didistribusikan ke sekolah-sekolah, Senin (13/1/2025). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) resmi diluncurkan di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Senin (13/1/2025). Tahap pertama program ini menyasar 3.263 pelajar dari 17 sekolah di wilayah Kecamatan Mejobo.

Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ponpes Nashrul Ummah, Nuzilul Munawaroh, menjelaskan program ini melayani siswa dari jenjang pendidikan kelompok belajar (KB) hingga SMA sederajat.

“Menu yang disiapkan mengandung nilai gizi cukup, mulai dari karbohidrat, protein hewani, protein nabati, zat besi, hingga susu. Satu porsi senilai Rp10.000 sudah termasuk biaya distribusi,” ujar Nuzilul.

Sebanyak 46 tenaga masak berkompeten, dipandu oleh seorang ahli gizi, dikerahkan untuk memastikan kualitas makanan. Selain itu, bahan baku dipasok dari koperasi lokal yang melibatkan warga sekitar.

“Kami juga melibatkan alumni tataboga untuk mendukung operasional dapur. Setiap 10 hari, daftar menu akan diganti untuk menjaga variasi dan kecukupan gizi,” tambahnya.

Dandim 0722/Kudus, Letkol Inf. Hermawan Setya Budi, menekankan pentingnya pengawasan terhadap program ini. TNI memastikan kualitas bahan baku, kebersihan dapur, higienitas makanan, dan distribusi berjalan maksimal.

“Saat ini, satu dapur hybrid di Ponpes Nashrul Ummah melayani radius maksimal 2 km. Dari total kebutuhan 80 dapur SPPG di Kudus, baru satu yang beroperasi. Targetnya, seluruh kebutuhan sarpras dan SDM dapat dipenuhi untuk mempercepat akselerasi program,” jelas Hermawan.

Program MBG di Kudus akan menjangkau sekitar 122.000 siswa secara bertahap. Untuk tahap awal, pendistribusian makanan disesuaikan dengan jadwal masing-masing sekolah.

Dengan antusiasme tinggi dari pelajar dan dukungan lintas sektor, program MBG diharapkan memberikan dampak signifikan dalam pemenuhan gizi anak-anak di Kabupaten Kudus.

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved