Berita Kudus
112 Bintang Muda Sepak Bola Putri Berebut Gelar Juara di Kudus!
Sebanyak 112 pesebak bola putri usia muda akan mengikuti MilkLife Soccer Challenge All-Stars di Supersoccer Arena Rendeng Kudus.
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: raka f pujangga
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Sebanyak 112 pesebak bola putri usia muda akan mengikuti MilkLife Soccer Challenge All-Stars di Supersoccer Arena Rendeng Kudus sejak 24 sampai 26 Januari 2025.
Para peserta ini merupakan bibit unggul dari delapan kota di Indonesia yang sebelumnya telah digelar MilkLife Soccer Challenge oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation dan MilkLife.
Sepanjang 2014 MilkLife telah menggelar 17 kali MilkLife Socccer Challenge di delapan kota di Jakarta, Tangerang, Bandung, Semarang, Kudus, Solo, Yogyakarta, dan Surabaya.
Baca juga: "Untuk Sepak Bola dan Kehormatan Anakku" Bung Towel Lapor Polisi Dugaan Pencemaran Nama Baik
Program Director MilkLife Soccer Challenge, Teddy Tjahjono mengatakan, format MilkLife Soccer Challenge All-Stars kali ini mengacu pada pembentukan timnas yang memanggil para pesepakbola terbaik dari berbagai penjuru Indonesia. Dengan format serupa, diharapkan dapat memberikan spirit dan motivasi tinggi bagi para peserta agar memberikan aksi-aksi terbaik di lapangan.
“Di level nasional, ada Timnas yang merupakan gabungan para pemain sepak bola terbaik di negeri ini dari berbagai klub. Semangat itu juga yang ingin kami bangun dalam MilkLife Soccer Challenge All-Stars. Mereka datang dari berbagai wilayah di Indonesia dengan energi yang sama yaitu berjuang menjadi pesepakbola putri terbaik Indonesia di masa depan,” kata Teddy saat sesi jumpa pers, Kamis (23/1/2025).
Selain itu, penyelenggaraan Milklife Soccer Challenge All-Stars diharapkan tidak hanya menjadi ajang bagi para jebolan MilkLife Soccer Challenge 2024 mengasah kemampuan dan mengukir prestasi yang lebih tinggi, namun juga dapat menjadi simbol bahwa sepak bola putri Indonesia juga dapat menjadi wahana pemersatu kebhinekaan dan kemajemukan Indonesia.
Teddy berharap para peserta MilkLife Soccer Challenge All-Stars bisa menunjukkan kemampuan terbaik dalam bermain bola dan memberikan spirit maksimal guna meraih gelar juara.
Pasalnya, para pemain terbaik di ajang ini akan dipilih dan dibentuk tim guna berlaga dalam Junior Soccer School dan League (JSSL) di Singapura, pertengahan April mendatang.
“Kami optimistis pada MilkLife Soccer Challenge All-Stars para bintang muda akan bersinar dan mengerahkan seluruh kemampuan terbaik, serta bertanding secara kompetitif, sehingga dari ajang ini kita bisa memilih atlet terbaik dari yang terbaik untuk kita sertakan dalam turnamen internasional seperti JSSL Singapura,” kata Teddy.
Head Coach MilkLife Soccer Challenge Timo Scheunemann mengatakan, MilkLife Soccer Challenge All-Stars merupakan ajang pembuktian menjadi yang terbaik dari para peserta terbaik yang telah terseleksi di setiap kota penyelenggaraan MilkLife Soccer Challenge 2024.
Sekadar diketahui, pada MilkLife Soccer Challenge sepanjang tahun 2024 terdapat sebanyak 12.778 peserta yang mengikuti gelaran Seri 1 dan Seri 2 di delapan kota, serta Seri 3 yang digelar di Kudus.
Menurutnya, peserta yang berlaga di MilkLife Soccer Challenge All-Stars merupakan bibit-bibit bertalenta yang sudah diseleksi oleh tim talent scouting selama MilkLife Soccer Challenge 2024 berlangsung.
Mereka dipilih berdasarkan kemampuan dasar dalam mengendalikan bola serta aspek atletik lainnya seperti postur tubuh, kelincahan, rasa percaya diri, kemampuan bekerja sama dalam tim, ketekunan, dan semangat pantang menyerah.
Selanjutnya, para pesepak bola putri tersebut juga menjalani pelatihan intensif pada MilkLife Soccer Extra Training di bawah kepemimpinan Coach Timo yang memiliki lisensi kepelatihan UEFA A di Jerman sejak 2007.
“Setelah mengamati perkembangan para peserta jelang kompetisi ini, mereka dipastikan akan berlaga sangat all out dan siap membanggakan kota masing-masing. Adanya guest star di sini juga diharapkan dapat memompa semangat serta akselerasi kemampuan peserta. Mereka dipilih berdasarkan kriteria tim talent scouting, tak hanya dari SSB di kota tersebut tapi bisa juga dari kota lain,” kata Timo.
| ASN Kudus Diimbau Bersepeda ke Tempat Kerja yang Jaraknya Kurang dari 5 Kilometer |
|
|---|
| Pusat Minta Daerah Kerahkan PPPK untuk Koperasi Desa Merah Putih |
|
|---|
| Dinkes Kudus Catat Ada 464 Kasus Campak |
|
|---|
| SPPG di Kudus Beri Kejutan Uang Tunai di Dalam Ompreng untuk Siswa Penerima MBG |
|
|---|
| Di Hadapan Ratusan PPPK, Bupati Samani Minta Mereka Tidak Cerai |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Foto-bersama-usai-konferensi-pers-MilkLife-Soccer-Challenge-All-Stars-25.jpg)