Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Telekomunikasi

Indosat Kolaborasi ZTE Manfaatkan Teknologi Backbone Mikrowave iFlexiTrunk

Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) dan ZTE Corporation mengumumkan kolaborasi dalam transformasi pengalaman digital di Indonesia.

Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: rival al manaf
Ist/IOH
Ilustrasi - Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat) dan ZTE Corporation mengumumkan kolaborasi dalam transformasi pengalaman digital di Indonesia. Kemitraan ini memanfaatkan teknologi mikrowave ZTE untuk menghadirkan jaringan 4G Marvelous IOH. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANGIndosat Ooredoo Hutchison (IOH) dan ZTE Corporation mengumumkan kolaborasi dalam transformasi pengalaman digital di Indonesia.

Kemitraan ini memanfaatkan teknologi mikrowave yang dikembangkan ZTE, Backbone Mikrowave iFlexiTrunk untuk menghadirkan jaringan 4G IOH.

Dijelaskan, Indosat dan ZTE telah menerapkan lebih dari 550 link backbone mikrowave kapasitas ultra di seluruh Indonesia, mencakup hampir 80 persen kota besar dan pulau-pulau terpencil.

Teknologi mikrowave ZTE dirancang khusus untuk kebutuhan Indonesia. Adapun diterangkan, solusi mikrowave ini mengintegrasikan berbagai fitur untuk mengatasi kondisi lingkungan unik di Indonesia.

"Backbone Mikrowave ZTE menghubungkan ZTE, IOH, dan warga Indonesia bersama-sama, menjelajahi lebih banyak kemungkinan baru dalam cara berkomunikasi, serta berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi digital Indonesia dan komunitas global," ungkap Sales Director PT ZTE Indonesia, Kevin Chen dalam keterangannya, Selasa (28/1/2025).

Antena Ultra Broadband Multi-frekuensi (UBA) ZTE diklaim memungkinkan pemilihan frekuensi yang fleksibel, mengurangi beban menara dan biaya sewa. 

Integrasi papan Modem 4T4R dan teknologi hemat energi disebut memungkinkan penerapan cepat dengan konsumsi sumber daya yang minimal. Selain itu, desain yang dapat diskalakan mendukung peningkatan kapasitas yang diklaim hingga delapan kali lipat dan perluasan cakupan ke daerah baru.

Inisiatif ini dinilai telah secara signifikan meningkatkan jumlah pelanggan Indosat, terutama di daerah-daerah terpencil, di mana kapasitas backhaul di wilayah seperti Sumatra dan Kalimantan telah meningkat menjadi 2-3 Gbps, dengan puncaknya mencapai 6 Gbps.

Director and Chief Technology Officer Indosat Ooredoo Hutchison Desmond Cheung mengungkapkan, kemitraan dengan ZTE ini mencerminkan dedikasi Indosat untuk menghubungkan komunitas di seluruh negeri, terlepas dari tantangan geografis.

"Dengan menerapkan teknologi canggih, kami tidak hanya meningkatkan pengalaman digital tetapi juga membuka peluang untuk kemajuan ekonomi dan sosial, menciptakan masa depan digital yang lebih cerah bagi Indonesia," ungkapnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved