Kendal
Dampak Hujan Lebat di Kendal, 7 Pohon Tumbang dan 1 Orang Tewas
Hujan lebat yang turun merata di Kabupaten Kendal, membuat 7 pohon berukuran besar tumbang di berbagai wilayah di Kendal.
Penulis: Agus Iswadi | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Hujan lebat yang turun merata di Kabupaten Kendal, membuat 7 pohon berukuran besar tumbang di berbagai wilayah di Kendal.
Data yang dihimpun dari BPBD, kebanyakan pohon tumbang berada di tepi jalan yang kerap dilalui.
Bahkan, tumbangnya pohon imbas cuaca ekstrem tersebut turut menelan korban jiwa.
"Kejadiannya yang di Desa Surokontowetan Jalan A. Yani Weleri - Sukorejo itu kemarin sore. Dampaknya ada 1 orang meninggal dunia atas nama Nurudin yang beralamat di Desa Karangayu RT 2 RW 1 dan 1 sepeda motor rusak tertimpa pohon," kata Sekretaris BPBD Kendal, Ahmad Huda Kurniawansah, Kamis (30/1/2025).
Huda merinci, pohon tumbang terjadi di beberapa lokasi seperti Desa Merbuh Kecamatan Singorojo yang berdampak menutupi seluruh akses jalan Boja – Kaliwungu.
Pohon tumbang berikutnya terjadi jalan Sriagung Cepiring dan Jalan Ahmad Yani Desa Sidorejo Kecamatan Brangsong.
"Dampak yang ditimbulkan dua peristiwa itu juga menutup akses jalan," paparnya.
Diterangkan lebih lanjut, dampak pohon tumbang yang lain juga menutup akses jalan di Boja - Kaliwungu, serta jalan Desa Karanganom Kecamatan Weleri.
"Ada lagi pohon tumbang di Desa Darupono Kec. Kaliwungu Selatan tadi pagi, dan jalan Bahari Weleri – Rowosari Desa Karanganom Kecamatan Weleri," tuturnya.
Huda juga mencatat, ada 1 rumah yang terdampak pohon tumbang di daerah Jambearum Kecamatan Patebon namun tak menimbulkan korban jiwa.
"Kronologinya kan terjadi hujan deras secara terus menerus, yang mengakibatkan banjir dan pohon tumbang di beberapa wilayah di Kabupaten Kendal," ungkapnya.
Saat ini, tumbangnya pohon di sejumlah lokasi tersebut telah tertangani bersama pihak-pihak terkait.
Huda berpesan agar masyarakat waspada terhadap cuaca ekstrem dan ancaman bencana hidrometeorologi yang melanda di Kabupaten Kendal.
"Dinamika atmosfer memicu terjadinya peningkatan curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berdurasi lama disertai angin kencang. Kondisi tersebut mengakibatkan terjadinya bencana hidrometeorologi seperti cuaca ekstrim, banjir, pohon tumbang dan tanah longsor,"
"Kami juga sudah berkoordinasi dengan pemerintah desa masing-masing wilayah." tandasnya. (ags)
| Daftar ASN yang Tidak Boleh WFH Mulai Jumat Besok di Kabupaten Kendal |
|
|---|
| Pertumbuhan Ekonomi Kendal Disebut Tertinggi di Jateng, Pengangguran Tinggal 4,6 Persen |
|
|---|
| "Kuota Sudah Habis" Alasan Puskesmas Kendal II Tolak Rujukan Pasien BPJS, Emosi Agus Meledak |
|
|---|
| Pelabuhan Kendal Bakal Beroperasi Kembali Layani Rute Kendal - Kumai, Beroperasi Sebelum Lebaran |
|
|---|
| Nasib Tugino Petani di Kendal, Baru Sebulan Tanam Padi Kini Sawah Terendam Banjir |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/EVAKUASI-POHON-TUMBANG-Petugas-BPBD-dibantu-relawan-mengevakuasi-pohon.jpg)