Senin, 13 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Wonosobo

PC Fatayat NU Wonosobo Resmi Dilantik, Pengentasan Anak Tidak Sekolah Jadi Prioritas 

PC Fatayat NU Kabupaten Wonosobo masa khidmat 2024-2029 siap menjalankan program kerjanya selama beberapa tahun ke depan usai dilantik, Minggu (2/2).

Penulis: Imah Masitoh | Editor: M Syofri Kurniawan
Tribunjateng.com/Imah Masitoh
RESMI DILANTIK: PC Fatayat NU Kabupaten Wonosobo masa khidmat 2024-2029 resmi dilantik, Minggu (2/2/2025), di Aroma Resto. Sejumlah program diusung, sinergi dengan pemerintah daerah salah satunya pengentasan ATS di Kabupaten Wonosobo. (TRIBUN JATENG/IMAH MASITOH) 

TRIBUNJATENG.COM, WONOSOBO - PC Fatayat NU Kabupaten Wonosobo masa khidmat 2024-2029 siap menjalankan program kerjanya selama beberapa tahun ke depan usai dilantik, Minggu (2/2/2025).


Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Wonosobo yang baru, Maryatul Kiptiyah, mengungkapkan program kerja yang akan dijalankan telah sesuai dengan program pemerintah.


"Usai pelantikan kita mengemban lembaga-lembaga yang sudah ada, dalam hal ini kami fokus terhadap apa yang sudah disampaikan bupati program-program pemerintah kita sudah bersinergi," ungkapnya.

Baca juga: Waspada Hoaks! Video Banjir di Dieng Bikin Resah Wisatawan, BPBD Wonosobo Klarifikasi


Salah satu fokus utamanya ialah pengentasan anak tidak sekolah (ATS) di Kabupaten Wonosobo yang masih cukup tinggi.


Ia menuturkan setidaknya ada kurang lebih 5.000 anak tidak sekolah (ATS) di Kabupaten Wonosobo yang butuh perhatian. Pihaknya siap mengawal untuk mengentaskan ATS.


Beberapa lembaga-lembaga Fatayat NU yang sudah berjalan akan berkontribusi terhadap persoalan yang dihadapi Kabupaten Wonosobo saat ini.


"Kita punya lembaga pendidikan, LKP3A, PKBM, dimana ini nanti bisa menjadi bagian mengentaskan ATS," ucapnya.


Sinergi dengan pemerintah setempat ditujukan melalui kerjasama yang telah terjalin dengan beberapa dinas terkait seperti Disdikpora Wonosobo melalui program PKBM, dan Dinas Kesehatan Wonosobo melalui program Safari KB.


Tidak hanya itu, di tengah perkembangan pesat teknologi informasi saat ini, Fatayat NU Wonosobo juga dituntut dapat mengikutinya.


"Dengan adanya lembaga-lembaga seperti IHF, Fordaf kami juga siap untuk memberikan dakwah baik dari sosial media ataupun dakwah secara offline. Semoga di kepemimpinan kami semakin maju dan memberikan warna apalagi di era digital ini," tandasnya. (ima)

Baca juga: Kunjungan Wisata Wonosobo Terus Meningkat, Media Sosial Berperan Besar

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved