Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

LDII

LDII Kerahkan 450 Personel Rukyat Hilal: Dukung Penentuan Awal Ramadan dan Syawal 1446 H

Dalam upaya mendukung penetapan awal bulan Ramadan dan Syawal 1446 Hijriah, Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) mengerahkan lebih dari 450 personel

Biro KIM LDII
Planetarium & Observatorium Zubair Umar Al Jaelani yang terletak di Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang menjadi saksi penting dalam kegiatan Rukyatul Hilal untuk penetapan awal bulan Syawal 1445 H. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA --Dalam upaya mendukung penetapan awal bulan Ramadan dan Syawal 1446 Hijriah, Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) mengerahkan lebih dari 450 personel untuk melaksanakan rukyatul hilal atau pengamatan bulan sabit.

Ini merupakan bentuk dukungan LDII terhadap pemerintah, khususnya Kementerian Agama (Kemenag), dalam menentukan kalender Hijriah secara ilmiah dan akurat.

Tim rukyatul hilal LDII telah aktif sejak 2014, dan kini telah memiliki 101 tim di seluruh Indonesia. Menurut Ustaz Wilnan Fatahilah dari Departemen Pendidikan Keagamaan dan Dakwah (PKD) DPP LDII, tim-tim ini telah menjadi bagian dari jaringan pemantauan hilal resmi bersama Kemenag.

Untuk pemantauan 1 Ramadan 1446 H, terdapat 88 titik pantau, sementara untuk 1 Syawal 1446 H tersedia 91 titik, tersebar di berbagai provinsi termasuk Jawa Tengah.

“Kami bekerja sama dengan Kemenag dan lembaga lain untuk menjamin akurasi hasil pengamatan,” jelas Ust. Wilnan pada 13 April 2025.

Para personel LDII yang terlibat telah menjalani pelatihan khusus dalam bidang hisab dan rukyat. Pelatihan tersebut dilaksanakan sejak 2014, bekerja sama dengan berbagai pihak seperti:

Planetarium Jakarta

Lajnah Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU)

Tim Hisab Rukyat Kemenag

Imah Noong, Lembang

Pada 2023–2025, pelatihan semakin intensif dengan menghadirkan narasumber ahli seperti Ust. Hendro Setiyanto dari LFNU, terutama dalam penggunaan alat optik (teropong) untuk identifikasi hilal.

Pelatihan terbaru digelar di Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin, dengan fokus pada aspek praktis dan teknis di lapangan. Beberapa wilayah, seperti Jawa Tengah, juga telah mengadakan pelatihan hisab secara mandiri dengan dukungan narasumber dari Kanwil Kemenag.

LDII Jawa Tengah Aktif Latih Tim Hisab-Rukyat

Khusus di wilayah Jawa Tengah, antusiasme dalam bidang hisab dan rukyat terus meningkat. DPW LDII Jawa Tengah secara mandiri mengadakan diklat hisab dengan materi meliputi:

Kriteria hisab-rukyat (versi Mabims lama dan baru)

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved