Daftar 10 Besar Peringkat Orang Terkaya di Indonesia Akhir April 2025, Ada Perubahan?
Berikut daftar peringkat sepuluh besar orang terkaya di Indonesia hingga akhir April 2025. Daftar ini dirilis oleh Majalah bisnis Forbes
TRIBUNJATENG.COM - Berikut daftar peringkat sepuluh besar orang terkaya di Indonesia hingga akhir April 2025.
Daftar ini dirilis oleh Majalah bisnis asal Amerika Serikat (AS), Forbes.
Daftar tersebut dipublikasikan Forbes melalui laman The World’s Real Time Billionaires.
Seperti bulan-bulan sebelumnya, nama-nama besar dari berbagai sektor pertambangan, manufaktur, teknologi, rokok, dan media mendominasi peringkat teratas orang paling tajir di negeri ini.
Berikut peringkat orang terkaya di Indonesia pada akhir April 2025.
Peringkat orang terkaya di Indonesia akhir April 2025
Forbes memeringkatkan nama-nama orang terkaya dengan memantau perubahan kekayaan para konglomerat d i dunia setiap hari.
Sistem yang dipakai Forbes menyajikan informasi terbaru mengenai total kekayaan bersih dan peringkat pengusaha yang telah diverifikasi oleh media ini.
Untuk kepemilikan saham publik, data akan diperbarui setiap lima menit selama jam perdagangan pasar saham terkait dengan penundaan 15 menit untuk harga saham.
Khusus pengusaha yang sebagian besar kekayaannya berasal dari perusahaan swasta, mereka mendapatkan pembaruan nilai kekayaan bersih sekali dalam sehari.
Peringkat tersebut juga disusun berdasarkan total nilai aset yang dimiliki oleh masing-masing individu tersebut.
Data yang disajikan Forbes kerap dijadikan acuan untuk memahami pergeseran ekonomi global dan tren kekayaan di kalangan elite dunia.
Dilansir dari The World’s Real Time Billionaires, berikut peringkat orang terkaya pada akhir April 2025:
1. Low Tuck Kwong
Status: pendiri perusahaan tambang batu bara PT Bayan Resources
Kekayaan:
- 27,3 miliar dollar AS atau setara Rp 452 triliun per Kamis (3/4/2025)
- 26,7 miliar dollar AS atau setara Rp 450 triliun per Rabu (23/4/2025).
2. Budi Hartono
Status: pemilik BCA dan pendiri Djarum
Kekayaan:
- 21,2 miliar dollar AS atau setara Rp 351 triliun per Kamis (3/4/2025)
- 21,3 miliar dollar AS atau setara Rp359 triliun per Rabu (23/4/2025).
3. Michael Hartono
Status: pemilik BCA dan pendiri Djarum
Kekayaan:
- 20,4 miliar dollar AS atau setara Rp 337 triliun per Kamis (3/4/2025)
- 20,5 miliar dollar AS atau setara Rp 346 triliun per Rabu (23/4/2025).
4. Prajogo Pangestu
Status: pendiri PT Barito Pacific (perusahaan petrokimia)
Kekayaan:
- 16,9 miliar dollar AS atau setara Rp 279 triliun per Kamis (3/4/2025)
- 18,2 miliar dollar AS atau setara Rp 307 triliun per Rabu (23/4/2025).
5. Sri Prakash Lohia
Status: pendiri perusahaan tekstil dan petrokimia, yaitu PT Indo-Rama Synthetics dan PT Indorama Corporation
Kekayaan:
- 8,4 miliar dollar AS atau setara Rp 139 triliun per Kamis (3/4/2025)
- 8,3 miliar dollar AS atau setara Rp 140 triliun per Rabu (23/4/2025)
6. Otto Toto Sugiri
Status: CEO sekaligus pendiri PT DCI Indonesia Tbk
Kekayaan:
- 7,4 miliar dollar AS atau setara Rp 122 triliun per Kamis (3/4/2025)
- 7,2 miliar dollar AS atau setara Rp 121 triliun per Rabu (23/4/2025).
7. Tahir family
Status: pendiri Grup Mayapada yang bergerak di bidang kesehatan, real estate, dan perbankan
Kekayaan:
- 4,9 miliar dollar AS atau setara Rp 81 triliun per Senin (24/3/2025)
- 5,1 miliar dollar AS atau setara Rp 86 triliun per Rabu (23/4/2025).
8. Marina Budiman
Status: salah satu pendiri dan Presiden Komisaris perusahaan pusat data DCI Indonesia
Kekayaan:
- 5,3 miliar dollar AS atau setara Rp 87 triliun per Kamis (3/4/2025)
- 5,1 miliar dollar AS atau setara Rp 86 triliun per Rabu (23/4/2025).
9. Dewi Kam
Status: pemegang saham minoritas di perusahaan pertambangan batu bara Indonesia Bayan Resources dan pemilik PT Sumber Energi Prima Sakti
Kekayaan:
- 4,8 miliar dollar AS atau setara Rp 79,4 triliun per Senin (24/3/2025)
- 4,7 miliar dollar AS atau setara Rp 78,3 triliun per Rabu (23/4/2025).
10. Agus Projosasmito
Status: Presiden Komisaris Amman Mineral Indonesia
Kekayaan:
- 4,5 miliar dollar AS atau setara Rp 73 triliun per Rabu (26/2/2025)
- 4,6 miliar dollar AS atau setara Rp 77 triliun per Rabu (23/4/2025).
| Perkuat Kesadaran Hukum Pelajar, Kemenkum Jateng Ajak SMKN 8 Semarang Wujudkan Ruang Aman |
|
|---|
| Tegas! Petani Tembakau Tolak Pembatasan Penggunaan Kadar TAR dan Nikotin Rokok |
|
|---|
| Kronologi Kru Sound Horeg Tewas Tersengat Listrik di Pati, Bermula Truk Tersangkut Kabel |
|
|---|
| Nasib 2 Debt Collector Nekat Merampas Mobil yang Dikendarai Prajurit TNI, Berujung Babak Belur |
|
|---|
| Nasib Apes Gadis Pemalang, Motor Dicuri Saat Hadiri Nikahan Teman |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Low-Tuck-Kwong-pemilik-Bayan-Resources-2022-versi-Forbes.jpg)