Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Banyumas

Kondisi Disabilitas dan Sakit Tak Mengurangi Semangat Peserta UTBK di Unsoed

Mata Edi Munif (56) berkaca-kaca tak kuasa menahan haru melihat anaknya terlihat lunglai tak berdaya

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG/Permata Putra Sejati
PESERTA UTBK - Seorang peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK), Safira Sifa Nazahra yang mengalami sakit dan muntah-muntah sedang mengerjakan soal di atas kasur karena lemah, Senin (28/4/2025). Menurut dokter kondisi dari Safira lemah, tekanan darah lemah, gula darah menurun, asupan makan kurang. 


Ia bercerita kalau kondisi susah mendengar dialamani sejak masih sekolah dasar. 


Waktu kecil tanda-tanda susah mendengar ditandai ketika mendengarkan guru di kelas kurang jelas.


"Jarak dekat masih dengar, caranya seperti membaca gerakan bibir. Kalau mendengar instruksi dari pengawas kurang terdengar dan pernah dibully waktu sekolah," katanya. 


Untuk tes UTBK kali ini ia mengaku tidak pakai alat bantu. 


Terkait pnyebabnya tidak tau kenapa karena sejak kecil tiba-tiba jadi kurang bisa mendengar.


"Awalnya sering dibully, tapi kesini-kesini sudah tidak lagi. 


Audriel yang merupakan peserta asal Kebumen dari SMA N 1 Ayah tersebut sempat merasa malu dan insecure. 


"Sempet insecure, karena minder dengan menggunakan alat bantu pendengaran. Sebenarnya dengar tapi kaya lirih banget. Jadi kalau orang lain ngomong kudu diperhatikan banget," terangnya. 


Ia juga mengeluh bahwa kalau pakai alat bantu dengar lama-lama bikin pusing juga.


"Pakai alat sejak SMP dari SD sudah ada tanda-tandanya. 


Terdeteksi dari keluarga sejak kecil sebenarnya," katanya. (jti) 

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved