Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Kecelakaan Maut di Purworejo

Rumah Warga Menjadi Korban Kecelakaan Maut di Purworejo: Bagaimana Nasib Penghuninya?

Kecelakaan maut terjadi di Jalan Magelang–Purworejo pada Rabu (7/5/2025), melibatkan dump truk rem blong yang menabrak angkot berisi rombongan ibu-ibu

|

TRIBUNJATENG.COM, PURWOREJO -- Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi pada Rabu (7/5/2025) sekitar pukul 11.00 WIB di Jalan Provinsi Magelang–Purworejo, tepatnya di Desa Kalijambe, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

Sebuah dump truk bermuatan pasir yang mengalami rem blong menjadi penyebab utama insiden ini.

Menurut keterangan dari Kapolres Purworejo AKBP Andry Agustiano, truk dan angkot yang terlibat kecelakaan sama-sama melaju dari arah Magelang menuju Purworejo. Namun, ketika memasuki wilayah Desa Kalijambe, truk diduga kehilangan fungsi pengereman, sehingga meluncur tak terkendali dan menabrak angkot Kopada yang berada di depannya.

Angkot tersebut diketahui mengangkut rombongan ibu-ibu dan guru dari Mendut, Magelang yang tengah dalam perjalanan menuju acara takziah ke kediaman KH. Barzakki di Penungkulan, Kecamatan Gebang, Purworejo.

Data dari aparat menyebutkan bahwa 10 hingga 11 orang meninggal dunia di tempat kejadian. Selain itu, 6 korban lainnya mengalami luka ringan hingga berat, termasuk sopir dump truk.

Kepolisian dan tim medis yang tiba di lokasi segera melakukan evakuasi dan pertolongan darurat, serta membawa para korban ke rumah sakit terdekat.

Tak hanya menabrak angkot, laju dump truk juga membuatnya menyeruduk sebuah rumah warga di sekitar lokasi kejadian.

Rumah tersebut berada di jalur langsung benturan dan mengalami kerusakan pada bagian depan akibat kerasnya benturan.

Meski begitu, beruntung tidak ada korban jiwa dari pemilik rumah, namun satu penghuni rumah dilaporkan mengalami luka ringan.

AKBP Andry Agustiano menyatakan bahwa saat ini pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan akan melanjutkan penyelidikan teknis untuk mengetahui apakah ada unsur kelalaian atau kondisi kendaraan yang tidak laik jalan.

"Kami sudah lakukan evakuasi dan sudah dibawa ke rumah sakit. Sekarang dilakukan cek TKP dan penyelidikan lebih lanjut," ujar Andry, Rabu (7/5/2025).

Insiden ini menyoroti krusialnya perawatan kendaraan berat, terutama saat melintasi jalur menurun seperti di kawasan Kalijambe.

Pemeriksaan sistem rem, pelatihan sopir, serta regulasi lalu lintas harus diperketat agar tidak terulang lagi tragedi serupa yang mengorbankan banyak nyawa dan merusak properti warga.

Kecelakaan maut di Jalur Magelang–Purworejo tak hanya merenggut belasan korban jiwa, tetapi juga mengganggu ketenangan warga setempat, termasuk pemilik rumah yang tertabrak truk.

Tragedi ini menjadi pengingat bahwa keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama, dari pengguna jalan, pemilik kendaraan, hingga pihak pengawas transportasi.(*)

Baca juga: Kisah Kartono Asal Kudus, Temani Ayah Yang Sakit Stroke Tunaikan Ibadah Haji dengan Kursi Roda

Baca juga: 1.416 Jemaah Calon Haji Kudus Jalani Manasik Terakhir Sebelum Bertolak ke Makkah 13 Mei

Baca juga: Kronologi Kecelakaan Maut di Jalur Magelang–Purworejo: Dump Truk Rem Blong Tewaskan 11 Orang

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved