Berita Purbalingga
49 Rumah di Panican Purbalingga Dampak Banjir Akibat Hujan Lebat dan Jebolnya Saluran Irigasi
Hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Purbalingga sejak pukul 16.00 WIB, mengakibatkan jebolnya saluran irigas
Penulis: Farah Anis Rahmawati | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA — Hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Purbalingga sejak pukul 16.00 WIB, mengakibatkan jebolnya saluran irigasi, dan terjadinya banjir di sebagian Desa Panican, Kecamatan Kemangkon, Kabupaten Purbalingga, Rabu (14/5/2025).
Diketahui, air mulai memasuki pemukiman warga sekitar pukul 18.00 WIB.
Menurut salah satu perangkat Desa Panican, Johari, selain karena hujan yang lebat, jebolnya saluran irigasi Krenceng juga disebabkan oleh pendangkalan di saluran irigasi.
"Sehingga air itu meluap dan masuk ke daerah yang datarannya lebih rendah. Memang daerah yang terdampak tersebut posisinya itu lebih rendah dari pada air," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (15/5/2025).
Akibat kejadian ini, sebanyak 49 rumah yang tinggal di RT 17, 19 dan 24 terendam banjir setinggi 50-100 cm.
Johari menyampaikan, banjir di Desa Panican ini bukanlah yang pertama kali terjadi.
"Ini bukan yang pertama, tapi kalau yang tertinggi baru kali ini. Biasanya wajar-wajar saja," imbuhnya.
Langkah evakuasi sudah dilakukan oleh BPBD Purbalingga bersama dengan Damkar, Pemdes, dan relawan pada pukul 20.00 WIB.
"Alhamdulillah dari BPBD, semalam langsung respon cepat untuk menangani kondisi darurat. Untuk mengatasi banjir, sementara tanggul ditutup menggunakan cerucuk bambu dan jerami," jelasnya.
Sementara itu, warga yang terdampak dievakuasi ke tempat yang lebih tinggi, seperti ke tempat tetangga, saudara atau ke TPQ.
Banjir sendiri mulai surut pada pukul 24.00 WIB dan pada hari ini air sudah tidak lagi menggenangi rumah-rumah warga.
Terkait tindak antisipasi, BPBD Purbalingga telah meninjau ulang lokasi banjir, dan gotong royong bersama berbagai pihak dari PSDA, BPBD, dan BAZNAS untuk melakukan penanganan darurat tanggul jebol menggunakan kandi di sepanjang dinding aliran irigasi. (*)
Baca juga: Berikut Ini 4 Skema Ujian Mahasiswa UT Purwokerto, Bisa Alih Tanpa Biaya Tambahan
Baca juga: Berawal dari Laporan DM Instagram, Polsek Wiradesa Pekalongan Temukan 11 Botol Miras
Baca juga: Peran Strategis BAZNAS dalam Mengelola Zakat untuk Kesejahteraan Umat di Indonesia
Petani di Purbalingga Tolak Pengembangan Sumber Mata Air Limpak Dau oleh PDAM Purbalingga |
![]() |
---|
Viral Jalan Aspal Senilai Rp 160 Juta di Purbalingga Ditumbuhi Rumput, Ternyata Dana Aspirasi Dewan |
![]() |
---|
Dinkes Purbalingga Jamin Anak Bebas Cacingan: Rutin Beri Obat Gratis dari Kemenkes |
![]() |
---|
Dulu Pasar Bojong Purbalingga Ramai Sekarang Sepi, Ini Penyebabnya |
![]() |
---|
Kondisi Psikis Anak Bakar Rumah Gegara Tak Diberi Uang Rp200 Ribu di Purbalingga, Diduga Depresi |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.