Kamis, 16 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

UIN SAIZU Purwokerto

Mengapa Remaja Berdaya Penting? UIN Saizu dan Pemkab Purbalingga Punya Jawabannya

Fakultas Dakwah dan Saintek UIN Saizu Purwokerto berkolaborasi dengan Pemkab Purbalingga dalam Penyuluhan Program GenRe.

Editor: M Zainal Arifin
Istimewa
PENYULUHAN GENRE - Fakultas Dakwah dan Saintek UIN Saizu Purwokerto berkolaborasi dengan Pemkab Purbalingga dalam Penyuluhan Program GenRe. (Dok UIN Saizu) 

"Jangan sampai masa depan dirusak oleh keputusan yang salah hari ini,” jelasnya. 

Arum juga mengaitkan materi dengan isu-isu yang tengah viral di media sosial, menjadikannya lebih kontekstual dan menarik bagi mahasiswa.

Salam GenRe yang digaungkan pun sangat relevan: Remaja GenRe: Sehat, Cerdas, Ceria.

GenRe Indonesia: Saatnya yang Muda yang Berencana.

Merancang Masa Depan dengan Kesadaran dan Aksi Nyata

Materi terakhir bertajuk “The Power of Planning: Menjadi Generasi Berdaya Merancang Masa Depan” disampaikan oleh Abdul Kholiq, M.Pd.

Ia menekankan pentingnya visi hidup dan pengelolaan waktu dalam menciptakan masa depan yang gemilang.

“Jangan hanya menghindari yang buruk, tapi lakukan yang terbaik."

"Isi waktu dengan kegiatan yang membangun diri dan masyarakat,” pesan Kholiq.

Para mahasiswa didorong untuk menjadi pribadi yang tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga membawa perubahan.

Semangat ini sejalan dengan moto UIN Saizu: “Unggul dan Progresif”.

Langkah Nyata: Pembentukan PIKMA

Sebagai tindak lanjut kegiatan, Fakultas Dakwah dan Saintek UIN Saizu membentuk Pusat Informasi Konseling Mahasiswa (PIKMA).

Lembaga ini akan menjadi pusat layanan konseling dan edukasi bagi mahasiswa, membekali mereka dengan pengetahuan, keterampilan, serta sikap yang sehat dan produktif.

PIKMA diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam mencetak remaja yang siap menyambut masa depan, tidak hanya bebas dari risiko, tetapi juga penuh dengan rencana dan tujuan hidup yang jelas.

Kolaborasi antara UIN Saizu dan Pemkab Purbalingga membuktikan pemberdayaan remaja bukan sekadar wacana, tetapi aksi nyata yang dibangun bersama.

Remaja yang berdaya adalah investasi terbaik bagi bangsa, dan kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa perubahan bisa dimulai dari ruang kuliah.

Remaja hari ini adalah pemimpin masa depan.

Maka, bekali mereka bukan hanya dengan ilmu, tapi juga visi dan nilai-nilai hidup yang bermakna. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved