Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Banyumas

Digitalisasi Tak Menyentuh Pedagang Tua, Cerita Pedagang Pakaian di Pasar Manis Purwokerto

Kondisi para pedagang pakaian di Pasar Manis, Purwokerto semakin memprihatinkan.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG/Permata Putra Sejati
PEDAGANG PAKAIAN - Suasana lengang di lantai 2 seorang pedagang Pangkun (61), yaitu pedagang pakaian yang sudah berjualan sejak tahun 1998 saat berada di kios dagangannya, Senin (9/6/2025). Digitalisasi jadi tantangan besar bagi pedagang pasar tradisional. 


Gak bisa saya," jelasnya. 


Tantangan Digitalisasi dan Solusi Kolaboratif


Fenomena ini mendapat perhatian dari akademisi Joni Prayogi, S.Si., M.Sc, Kepala Laboratorium Digital Marketing Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jenderal Soedirman. 


Ia menyebutkan bukan hanya pedagang pasar, tetapi juga pelaku UMKM mengalami hambatan serupa.


"Mereka memang terbatas dalam kemampuan digital, karena selama ini fokusnya hanya pada jualan saja," katanya Joni saat dihubungi.


Namun, menurutnya, bukan berarti para pedagang harus memaksa diri langsung go digital. 


Ia mengusulkan agar ada peran digital agency yang diisi oleh anak muda lokal untuk membantu memasarkan produk mereka secara online.


"Yang penting produknya bisa tampil di marketplace atau media sosial. 


Pedagang tetap jualan seperti biasa, tapi ada tim khusus yang bantu digitalisasi," jelasnya.


Lebih lanjut, Joni mendorong adanya kolaborasi antara pengelola pasar, dinas perdagangan, dan perguruan tinggi. 


Kampus, katanya, bisa menjadi tempat belajar digital marketing sekaligus praktik langsung.


"Pengelola pasar bisa buat aplikasi sederhana atau bahkan grup WhatsApp untuk para pedagang, sebagai langkah awal. 


Lalu bisa dikembangkan lebih lanjut," tambahnya. 


Menurutnya, kesuksesan pasar tradisional di era digital tidak hanya bergantung pada fasilitas fisik, tetapi juga pada kemampuan adaptasi terhadap perubahan pola konsumsi masyarakat terutama generasi muda.


Selain digitalisasi, Joni juga menekankan pentingnya edukasi tentang pengelolaan keuangan bagi para pedagang. 


Sosialisasi tentang pencatatan arus kas, manajemen stok, dan interaksi dengan pemasok menurutnya perlu dilakukan secara bersamaan.


"Jualan itu tidak cuma soal laku atau tidak, tapi juga bagaimana mengatur keuangan dengan benar. 


Hal-hal seperti ini juga harus diajarkan," imbuhnya. (jti) 

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved