PSIS Semarang
Adi Satryo Resmi Tinggalkan PSIS Semarang, Sampaikan Salam Perpisahan Mengharukan
Penjaga gawang andalan skuad PSIS Semarang, Adi Satryo, resmi mengumumkan perpisahannya dengan klub kebanggaan warga Semarang tersebut, Sabtu (14/6).
Penulis: hermawan Endra | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Penjaga gawang andalan skuad PSIS Semarang, Adi Satryo, resmi mengumumkan perpisahannya dengan klub kebanggaan warga Semarang tersebut, Sabtu (14/6).
Lewat pernyataan emosional yang ia unggah, Adi Satryo menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang mendalam kepada seluruh elemen di tubuh PSIS.
Dalam pesan perpisahannya, Adi Satryo mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada keluarga besar PSIS Semarang.
Ia menyebut satu per satu pihak yang berperan penting dalam kariernya bersama klub tersebut, mulai dari manajemen, pelatih, ofisial, rekan-rekan pemain, hingga para suporter setia.
"Saya merasa sangat bersyukur telah diterima sebagai bagian dari perjuangan untuk warga Semarang," tulis Adi Satryo.
Ia mengakui bahwa kebersamaan selama ini, baik dalam suka maupun duka, telah menjadi pengalaman yang sangat berarti dalam hidup dan kariernya.
Adi Satryo juga menyampaikan bahwa keputusan untuk hengkang bukanlah hal yang mudah baginya secara pribadi.
Namun, ia menyebut bahwa kehidupan dan tanggung jawab sebagai seorang atlet dan kepala keluarga menuntutnya untuk terus melangkah maju demi masa depan karier dan keluarganya.
Sebagai bentuk tanggung jawab profesional, Adisatryo menegaskan bahwa seluruh hak dan kewajibannya dengan klub telah diselesaikan secara tuntas berdasarkan kesepakatan bersama.
Pernyataan ini sekaligus menepis spekulasi terkait kemungkinan adanya persoalan administratif dalam proses kepindahannya.
Kiper muda yang sempat menjadi bagian dari skuad Timnas Indonesia ini juga menyampaikan permintaan maaf yang tulus kepada para suporter PSIS Semarang.
Ia mengaku tidak banyak yang bisa ia sampaikan selain kata "maaf" dan "terima kasih" atas seluruh dukungan dan cinta selama ia membela panji Mahesa Jenar.
"Terima kasih telah membentuk saya menjadi pribadi yang lebih dewasa dan matang dalam berbagai hal. Kalian akan selalu ada di hati saya," tulis Adi Satryo dengan penuh haru.
Ucapan tersebut menunjukkan betapa dalamnya hubungan emosional yang terjalin antara dirinya dan para pendukung klub.
Meski kini harus berpisah, Adi Satryo memberikan doa dan dukungan terbaik bagi PSIS Semarang yang musim depan akan berjuang di kompetisi Liga 2.
| BREAKING NEWS PSIS Semarang Resmi Rekrut Kembali Hari Nur Yulianto untuk Musim 2026/2027 |
|
|---|
| "Tanggung Jawab Pak YS" Klarifikasi PSIS Semarang Soal Tunggakan Gaji Kahudi Wahyu |
|
|---|
| Manajemen PSIS Bantah Isu Sudah Sepakat dengan Sejumlah Pemain Baru |
|
|---|
| Yoyok Sukawi eks Bos PSIS Menyoal Sanksi FIFA: Saya Pastikan Tidak Lepas Tangan |
|
|---|
| FIFA Jatuhkan Sanksi ke PSIS Semarang, Terancam Tak Bisa Rekrut Pemain Baru |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Kiper-PSIS-Semarang-Adi-Satryo-saat-laga-melawan-Dewa-United-2.jpg)