Berita Purbalingga
Kondisi Terbaru Jemaah Haji Asal Purbalingga: 2 Masih Dirawat, 1 Meninggal Dunia
Update kondisi jemaah haji asal Purbalingga: 352 pulang selamat, 2 masih dirawat intensif, dan 1 jemaah wafat usai perawatan di RSUD Goeteng.
Penulis: Farah Anis Rahmawati | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA -- Setelah menjalani ibadah haji di Tanah Suci, sebanyak 352 jemaah haji asal Kabupaten Purbalingga telah kembali ke tanah air dan tiba di kampung halaman masing-masing.
Kendati sebagian besar jemaah tiba dengan selamat, sejumlah kasus kesehatan masih menjadi perhatian.
Menurut laporan Dinas Kesehatan Kabupaten Purbalingga, dua jemaah haji asal Purbalingga saat ini masih menjalani perawatan intensif, sementara satu jemaah lainnya dinyatakan meninggal dunia setelah sempat dirawat secara medis.
Sutaryo, warga Pengadegan, menjadi salah satu jemaah yang masih dirawat di ICU Rumah Sakit Arab Saudi.
Ia berangkat dalam kondisi demensia ringan dan memiliki riwayat stroke. Di Arab Saudi, Sutaryo mengalami penurunan asupan makanan (low intake) yang menyebabkan penurunan kesadaran.
Saat ini, ia masih mendapatkan pengawasan ketat dari Tim Visitasi Kemenkes RI yang bertugas memantau jemaah Indonesia di luar negeri.
Sementara itu, Wijo Pramono, jemaah asal Karangmoncol, juga masih menjalani pemulihan kesehatan. Ia sempat tiba di bandara, namun karena mengalami kelumpuhan ringan pada bagian kiri tubuh serta harus dalam posisi berbaring, ia tidak memungkinkan menempuh perjalanan dengan penerbangan ekonomi. Akhirnya, ia dipindahkan ke penerbangan kelas bisnis yang mendarat di Jakarta dan langsung dirawat di RS Pondok Gede.
Kabar duka datang dari Nasori, jemaah asal Desa Siwarak. Ia sempat dirawat di RSUP Pandanarang Boyolali sebelum dirujuk ke RSUD Goeteng Purbalingga.
Sayangnya, setelah sempat dirawat di ruang ICU, kondisi beliau menurun dan dinyatakan wafat pada pagi hari ini, Selasa (17/6/2025).
Meski begitu, secara umum mayoritas jemaah haji Purbalingga dalam kondisi baik.
Pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan setempat mengimbau agar seluruh jemaah tetap dalam pantauan medis selama 21 hari ke depan melalui fasilitas kesehatan seperti Puskesmas di wilayah masing-masing.
Hal ini penting untuk memastikan kondisi pasca-haji tetap stabil, mengingat fisik jemaah cukup terkuras selama pelaksanaan ibadah haji yang memakan waktu panjang dan cuaca ekstrem di Arab Saudi.
Kepulangan jemaah haji disambut hangat oleh keluarga dan pejabat setempat di Pendopo Dipokusumo Purbalingga, Jumat (13/6/2025) lalu.
Momen haru dan penuh syukur mewarnai kedatangan para tamu Allah yang telah menunaikan rukun Islam kelima tersebut.
Keyword SEO: jemaah haji Purbalingga, kondisi jemaah haji terbaru, jemaah haji 2025, jemaah haji dirawat, jemaah haji meninggal dunia, berita Purbalingga terbaru, kepulangan haji Purbalingga, haji 2025. (*)
Baca juga: Warga di Pekalongan Ini Syok Melihat Tetangga Kamar Kosnya Tewas dengan Kaki tidak Menginjak Tanah
Baca juga: 60 Tamu Luar Kota Tegal Ikut Ramaikan Sejit Kongco Ceng Gwan Cin Kun, Puncaknya Minggu 22 Juni 2025
Baca juga: DPRD Dorong Penyelesaian Tanah Musnah di Desa Jeruksari Pekalongan, Target Rampung Juli 2025
Petani di Purbalingga Tolak Pengembangan Sumber Mata Air Limpak Dau oleh PDAM Purbalingga |
![]() |
---|
Viral Jalan Aspal Senilai Rp 160 Juta di Purbalingga Ditumbuhi Rumput, Ternyata Dana Aspirasi Dewan |
![]() |
---|
Dinkes Purbalingga Jamin Anak Bebas Cacingan: Rutin Beri Obat Gratis dari Kemenkes |
![]() |
---|
Dulu Pasar Bojong Purbalingga Ramai Sekarang Sepi, Ini Penyebabnya |
![]() |
---|
Kondisi Psikis Anak Bakar Rumah Gegara Tak Diberi Uang Rp200 Ribu di Purbalingga, Diduga Depresi |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.