Berita Purbalingga
Akan Dilaksanakan Selama 5 Hari, Dindikbud Purbalingga Tegaskan MPLS Harus Sesuai dengan Pedoman
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Purbalingga, Tri Gunawan Setiadi menegaskan agar Masa
Penulis: Farah Anis Rahmawati | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA — Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Purbalingga, Tri Gunawan Setiadi menegaskan agar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) harus sesuai dengan pedoman yang telah ditetapkan.
Ia menyatakan, MPLS diselenggarakan untuk memperkenalkan anak-anak atau siswa baru terhadap lingkungan sekolah, mulai dari siapa saja gurunya, apa saja sarana yang dimiliki sekolah dan lain-lain.
"Yang penting anak itu harus bahagia, dan tidak boleh ada perpeloncoan," tegasnya, Senin (14/7/2025).
Selanjutnya, ia juga menyampaikan, berdasarkan peraturan Kemendiksasmen, MPLS tahun ini akan diperpanjang selama lima hari.
Sehingga ia pun berharap, waktu selama tiga hari dapat digunakan oleh sekolah untuk mengenalkan anak-anak atau siswa baru dengan baik tentang lingkungan sekolah.
Sedangkan, untuk dua hari selanjutnya, dapat dimanfaatkan oleh sekolah untuk memberikan pengenalan terhadap pembelajaran yang akan dilakukan oleh guru.
Lebih lanjut, Kepala Dindikbud menyebut kurikulum merdeka masih akan diterapkan dalam tahun ajaran ini, sesuai dengan apa yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
"Kurikulum merdeka ini akan kita pacu dengan adanya koding dan kecerdasan buatan atau AI.
Ini guru-guru sedang kami latih, untuk gelombang pertama sudah selesai, nanti akan dilanjutkan lagi tanggal 17," katanya.
Penerapan terkait koding dan kecerdasan buatan atau AI menurutnya akan diterapkan mulai dari jenjang SD kelas 5 dan SMP kelas 7.
"Koding itu bukan sesuatu yang mudah, karena mereka harus mampu terampil dalam menggunakan komputer.
Tapi paling tidak mereka ada pengenalan di awal dulu, walaupun belum bisa semuanya," katanya.
| Ditunggu sejak 1970-an, Jembatan Langkap - Kramat Purbalingga Akhirnya Dibangun Tahun Ini |
|
|---|
| Warmindo di Kutasari Purbalingga Ini Ternyata Cuma Kedok, Faktanya Jual Obat Terlarang |
|
|---|
| Kronologi Remaja Mabuk Kecubung di Purbalingga, Lupa Identitasnya |
|
|---|
| Diduga Konsumsi Kecubung, Remaja 16 Tahun Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Kebun Mrebet Purbalingga |
|
|---|
| Kapolres Purbalingga AKBP Anita Dorong Media Mainstream Jadi Pencerah di Era Disrupsi Informasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20250715_Tri-Gunawan-Setiadi.jpg)