Berita Blora
Puluhan SD Negeri di Blora Terancam Dilebur, Dindik: Bukan Penghapusan Tapi Penguatan
Dinas Pendidikan (Dindik) Blora menyebut dari berbagai koordinator wilayah (Korwil) sudah mengusulkan SD yang berpotensi untuk diregroup.
Tayang:
Penulis: M Iqbal Shukri | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG/M Iqbal Shukri
TAK ADA MURID - Kepala Sekolah SDN 1 Patalan, Dhian Mayasari, saat di ruang kelas 1 yang kosong karena tak mendapat murid.(Iqbal/Tribunjateng)
Cuma ada beberapa informasi memang kalau SD kami mungkin masuk dalam kriteria regrouping gitu," terangnya, Selasa (15/7/2025) lalu.
Kendati demikian, pihaknya menyampaikan akan mengikuti apapun keputusan yang akan diambil oleh Dindik Blora.
"Karena melihat beberapa faktor dan juga memperkirakan dampak yang akan terjadi, kalau saya misalkan dari dinas memang menghendaki untuk diregroup, ya kami mengikuti saja," paparnya.(Iqs)
Berita Terkait:#Berita Blora
| Nasib 2 Kepala Puskesmas Selingkuh di Blora, Dijatuhi Sanksi Penurunan Pangkat Selama 1 Tahun |
|
|---|
| 19 Perlintasan Kereta di Blora Belum Berpalang Pintu dan Tanpa Penjaga |
|
|---|
| Wujudkan PAUD Inklusif, Bunda PAUD Blora Terima Penghargaan Community Leader 2026 |
|
|---|
| Masih Ingat Kasus Dugaan Perselingkuhan Dua Kepala Puskesmas di Blora? Begini Perkembangannya |
|
|---|
| Ratusan Jemaah Calon Haji Blora Berangkat ke Tanah Suci, Bupati Arief Rohman Doakan Jadi Haji Mabrur |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20250723_Dhian-Mayasari.jpg)