Senin, 27 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Brebes

Tawuran Supporter di Brebes Warnai Semifinal Karangtaruna Cup 2025

Tawuran supporter di Brebes pecah usai laga semifinal Karangtaruna Cup. Kedua kubu suporter bentrok dan berujung damai. Polisi turun tangan.

Penulis: Wahyu Nur Kholik | Editor: Catur waskito Edy
Foto: Tangkapan layar @insta_bumiayu
SALING SERANG - Adu jotos kedua suporter saat pertandingan Laga semifinal Karangtaruna Cup 3 tahun 2025 di Lapangan Asri Bumiayu, Kabupaten Brebes, Rabu (30/7/2025) sore. Polisi menyebut, keduanya sudah berdamai. Foto: Tangkapan layar @insta_bumiayu 

Namun demikian, Ketua Askab PSSI Brebes, Heri Fitriyansyah menegaskan bahwa secara regulasi sepak bola, kasus tawuran supporter di Brebes ini tetap harus ditindak.

Ia menilai, meski telah berdamai secara personal, aturan dalam olahraga tetap harus ditegakkan.

"Sanksi dan denda tetap diberlakukan jika terbukti bersalah. Apalagi jika ada fasilitas lapangan yang rusak karena tawuran," ungkapnya.

Heri menjelaskan bahwa sanksi terberat yang mungkin dijatuhkan adalah larangan mengikuti kegiatan sepak bola antar desa hingga tiga tahun.

Selain itu, denda administratif bisa dijatuhkan kepada tim yang supporternya memicu kerusuhan.

Ajang Bergengsi Tercoreng Keributan

Turnamen Karangtaruna Cup 2025 sendiri diikuti oleh 32 tim dari berbagai desa di wilayah Brebes selatan.

Ajang ini rutin digelar setiap tahun dan menjadi kebanggaan pemuda setempat.

Sayangnya, insiden tawuran supporter di Brebes ini mencoreng semangat sportivitas yang selama ini dijunjung tinggi oleh penyelenggara.

Dukuhturi FC kini melaju ke babak final setelah menumbangkan Porwa FC.

Namun kemenangan tersebut ternoda oleh kericuhan yang terjadi, dan menimbulkan luka sosial antarwarga desa yang terlibat.

Tawuran supporter di Brebes saat semifinal Karangtaruna Cup menjadi pengingat pentingnya edukasi sportivitas bagi semua pihak, baik pemain, pendukung, maupun panitia.

Meski insiden telah diselesaikan secara kekeluargaan, efek negatifnya tetap terasa. PSSI Brebes pun menegaskan pentingnya penegakan aturan sebagai pembelajaran agar insiden serupa tidak terulang pada turnamen berikutnya. (pets)

Baca juga: “Semua Kok Diragukan” Jokowi Kesal Sosok Mulyono Disebut Calo di Terminal Tirtonadi Solo

Baca juga: Truk Terjun ke Sungai di Jepara akibat Ikuti Google Maps Tanpa Cek Medan

Baca juga: Nova Arianto Tunggu Pemain Diaspora Lengkapi Skuad Timnas U-17 Indonesia

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved