Tribunjateng Hari ini
Uang Palsu Buatan Mbah Noto Cs Lolos Alat Pendeteksi Ultraviolet
Uang palsu itu bahkan bisa lolos dari mesin pendeteksi uang palsu atau money detector jenis ultraviolet (UV).
Penulis: iwan Arifianto | Editor: M Syofri Kurniawan
Hasil penangkapan dikembangkan hingga menangkap tersangka BES dan HM di Sleman, Yogyakarta.
Dari keterangan dua tersangka terakhir, polisi menggrebek sebuah rumah di Depok, Sleman Yogyakarta, yang menjadi tempat produksi uang palsu.
Di tempat itu, polisi meringkus pula JI dan DMR.
Di tempat itu, pihaknya menemukan peralatan pembuatan seperti printer dan kertas.
Selain itu polisi juga mendapati 500 lembar uang palsu pecahan Rp 100 ribu, 1.800 lembar uang palsu setengah jadi, dan 480 lembar uang palsu yang belum dipotong.
Selepas penyelidikan terungkap, komplotan ini sudah memproduksi 4 ribu lembar uang palsu pecahan Rp 100 ribu (Rp 400 juta) yang dilakukan selama lima kali produksi selama kurun waktu Juni 2025.
"Setiap Rp 100 juta dijual sebesar Rp 30 juta," tutur Dwi.
Kepada polisi, komplotan ini mengaku baru beroperasi, sejak Juni atau dua bulan lalu.
Mereka hanya memproduksi uang palsu dengan jumlah tersebut untuk memenuhi pemesan dari Jawa Tengah dan Jawa Timur.
"Jadi komplotan ini dipesan oleh pengedar uang palsu yang rencananya hendak disebar dengan membeli di rumah makan, toko kelontong, pasar tradisional," imbuh Dwi.
Meskipun sudah mencetak ribuan uang palsu, Dwi mengklaim, uang hasil cetakan kelompok ini hanya beredar sebanyak 150 lembar atau sebesar Rp 15 juta.
"Ya yang telah kesebar segitu. Itu pun di luar Jawa Tengah," klaimnya.
Belajar dari Youtube
Polisi mengaku belum sepenuhnya menyakini keterangan dari para tersangka.
Mereka masih melakukan penyelidikan untuk mengembangkan kasus ini.
| Investasi Industri Logam Dasar Senilai Rp 800 Miliar Masuk Kawasan Industri Terpadu Batang |
|
|---|
| Sorot Alih Fungsi Lahan, Pemkab Wonosobo Perkuat Kolaborasi CSR untuk Hadapi Krisis Lingkungan |
|
|---|
| Dita Kembangkan Jajanan Khas Lumpia Semarang Mini, Sehari Ludes 5.000 Biji Berkat Pemasaran Digital |
|
|---|
| Dua Orang Tewas Setelah Hiace Seruduk Truk di Tol Semarang-Solo |
|
|---|
| Andri Ramawi Ikuti Langkah Alfredo Mundur dari PSIS Semarang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20250805_uang-palsu.jpg)