Rabu, 29 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Pekalongan Kota

Pasar Darurat Akan Dibongkar, Usai Pasar Banjarsari Pekalongan Beroperasi

Pemerintah Kota Pekalongan memastikan, pembongkaran Pasar Darurat Sorogenen dan Pasar Darurat Patiunus akan dilakukan setelah seluruh proses relokasi

Dok Kominfo Kota Pekalongan
WALI KOTA PEKALONGAN - Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid saat menjelaskan, bahwa pembinaan dengan pendekatan militer dapat menjadi salah satu cara efektif untuk menanamkan disiplin dan membentuk karakter anak-anak, terutama yang dinilai nakal atau kurang terarah. 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN -- Pemerintah Kota Pekalongan memastikan, pembongkaran Pasar Darurat Sorogenen dan Pasar Darurat Patiunus akan dilakukan setelah seluruh proses relokasi pedagang ke Pasar Banjarsari rampung dan pasar tersebut resmi beroperasi.

Pembongkaran ini merupakan, langkah akhir dari proses panjang penataan ulang kawasan perdagangan di Kota Pekalongan.

Wali Kota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid, menjelaskan bahwa pembongkaran pasar darurat tidak akan dilakukan terburu-buru.

Pemkot Pekalongan menunggu, seluruh pedagang benar-benar pindah dan menempati lapak-lapak di Pasar Banjarsari, yang kini telah selesai dibangun dan mulai difungsikan.

"Kalau semua pedagang sudah pindah dan Pasar Banjarsari sudah diresmikan, baru masuk tahap pembongkaran pasar darurat."

"Lelang pembongkaran nanti akan dikelola oleh BPKAD, tapi jadwalnya masih tentatif," ujar Wali Kota Pekalongan Aaf panggilan akrabnya, Rabu (13/8/2025).

Wali Kota Aaf juga berharap, pasar Banjarsari dapat menjadi pusat perdagangan baru yang lebih tertata, bersih, dan nyaman, sekaligus menjadi penggerak roda perekonomian masyarakat.

"Dengan fasilitas yang lebih baik dan lokasi yang strategis, Pasar Banjarsari diharapkan mampu memberi dampak positif bagi pelaku usaha maupun konsumen," pungkasnya.

Pihaknya menargetkan, seluruh pedagang dapat segera menempati lapak baru agar proses pembongkaran pasar darurat dapat segera dilakukan. Lahan bekas pasar darurat nantinya, akan dimanfaatkan kembali sesuai kebutuhan tata ruang kota.

Sebelumnya, proses pengundian lapak di Pasar Banjarsari telah dilaksanakan pada 21-24 Juli 2024. Lapak yang diundi mencakup kios, toko, dan los yang disesuaikan dengan jenis dagangan masing-masing pedagang.

Setelah pengundian, penyerahan kunci dilakukan pada H+8, dan para pedagang dipersilakan mulai menempati tempat usahanya secara bertahap. (Dro)

Baca juga: Fasilitas Laboratorium Telkom University Purwokerto Dukung Pembelajaran Praktik dan Riset Mahasiswa

Baca juga: Polres Jepara Gelar GPM di Dua Lokasi, Pastikan Bahan Pokok Tersedia dengan Harga Terjangkau

Baca juga: Rencana Perubahan APBD Kota Tegal 2025: Pendapatan Naik Rp8,8 Miliar

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved