Sejarah Kelahiran Nabi Muhammad SAW
Ribuan santri, wali santri dan masyarakat mengikuti peringatan Mauludan di Ponpes Askhabul Kahfi Mijen Kota Semarang.
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Ribuan santri, wali santri dan masyarakat mengikuti peringatan Mauludan di Ponpes Askhabul Kahfi Mijen Kota Semarang.
Dalam acara ini pengasuh Ponpes Askhabul Kahfi KH. Masruchan Bisri menjelaskan tentang Sejarah Kelahiran Nabi Muhammad SAW.
Nabi Muhammad SAW lahir dari keluarga sederhana dan dalam keadaan yatim karena ditinggalkan ayahnya yang bernama Abdullah bin Abdul Mutholib ketika Nabi masih dalam kandungan ibunya yang bernama Siti Aminah kurang lebih 2 bulan.
Nabi Muhammad SAW lahir sesaat sebelum fajar hari Senin, 12 Rabiul Awal Tahun Gajah (50 hari setelah peristiwa gajah), bertepatan dengan tanggal 20 April 571 M di Mekkah, tepatnya di Lembah Abu Tholib, yaitu kawasan Bani Hasyim bertempat tinggal.
Tempat ini sekarang dibangun sebuah perpustakaan yang bernama : Maktabah Makkah Al Mukarromah oleh Syekh Abbas Al Qaththan tahun 1370 H / 1950 M yang sebelumnya sebuah masjid yang dibangun oleh Al Khaizaran, ibu Kholifah Harun Ar-rasyid pada dinasti Abbasiyah.
Dinamakan Tahun Gajah
Pada tahun itu, Kota Mekkah diserang oleh pasukan pimpinan Abrahah, gubernur dari Kerajaan Nasrani Abbessinia yang memerintah di Yaman. Mereka bermaksud untuk menghancurkan Kakbah karena iri melihat orang–orang pergi haji ke Kakbah Mekkah.
Namun sebelum sampai tujuan, tepatnya di Lembah Muhassir (tempat antara Muzdalifah dan Mina) gajah–gajah mereka berlutut ( jawa : njirum ) jika diarahkan ke Ka`bah.
Jika diarahkan selain Kakbah mereka lari kencang dan kalau dikembalikan ke arah Kakbah mereka berlutut lagi. Demikian ini berkali–kali hingga Allah SWT menghancurkan mereka dengan mengutus burung Ababil. ( Q.S Al Fiil ayat 1 - 5 )
Sebab dinamakan Makkah
Karena kota ini memusnahkan setiap orang yang berbuat dzolim di dalamnya.
Nabi lahir lain dari yang lain
Sang jabang bayi lahir dari ibunya, kedua tapak tangannya menapak di atas tanah layaknya orang yang sedang sujud ketika sholat. Namun, bagian kepalanya menoleh ke atas dan wajahnya menatap ke arah langit.
Nabi Muhammad SAW lahir sudah berkhitan, tali pusarnya sudah terpotong, kedua matanya bercelak, bersih dan harum baunya. Perkembangannya 1 hari seperti 1 bulan. Berdiri tegak umur 3 bulan, berjalan umur 5 bulan, dan berbicara lancar umur 9 bulan.
Yang memberi nama Muhammad dan sebab dinamakan Muhammad
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/pak-kyai-maulud.jpg)