Kamis, 21 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Longsor Banjarnegara

Percepat Pencarian Korban Longsor Banjarnegara, 17 Alat Berat Dikerahkan

Pencarian korban longsor di Dusun Situkung Desa/Kecamatan Pandanarum Kabupaten Banjarnegara Jawa Tengah lanjut, Jumat (21/11/2025)

Tayang:
Penulis: Agus Iswadi | Editor: muslimah
Tribun Jateng/Agus Iswadi
PENCARIAN KORBAN: Alat berat mengeruk material tanah longsor di wilayah Dusun Situkung Desa/Kecamatan Pandanarum Kabupaten Banjarnegara Jawa Tengah saat operasi hari keenam, Jumat (21/11/2025). 

TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA - Pencarian korban longsor di Dusun Situkung Desa/Kecamatan Pandanarum Kabupaten Banjarnegara Jawa Tengah lanjut, Jumat (21/11/2025).

Hari ini, sejumlah 17 alat berat dikerahkan untuk mempercepat proses pencarian terhadap korban yang tertimbun material longsor .

Kepala Kantor Basarnas Semarang, Budiono menyampaikan, total ada 10 orang yang meninggal dunia termasuk di dalamnya ada dua body part yang ditemukan Tim SAR Gabungan hingga pencarian hari keenam ini.

Pihaknya kini terus berupaya untuk melakukan pencarian terhadap 18 orang lagi.

Dia menuturkan, operasi pencarian secara manual dengan melibatkan ratusan relawan dan belasan alat berat masih difokuskan di sektor A dan C.

Hasil assessment dan keterangan dari warga menjadi pertimbangan fokus pencarian dilakukan di lokasi tersebut.

"Karena di sektor itu terindikasikan terdapat korban," katanya saat pencarian hari keenam, Jumat (21/11/2025).

Pihaknya akan terus menyusuri mulai dari sektor A hingga sektor C selama proses pencarian hari ini.

Mengingat sebelumnya, terang Budiono, tim berhasil menemukan korban di sektor C yang jaraknya sekitar 1 km dari rumah yang berada di sektor A.

"Alat berat yang digunakan saat ini ada 17 dan masih perjalanan ada 5," jelasnya.

Selain alat berat, lanjutnya, 15 alkon juga dikerahkan untuk membantu proses pencarian secara manual. Begitu juga mengerahkan anjing K-9 untuk menyisir area yang terdampak longsoran.

Menurutnya luasan terdampak tanah longsor yang mencapai 10 hektare serta banyaknya material longsor menjadi kendala selama porses pencarian hingga hari ini, begitu juga kondisi tanah masih ada yang labil. (Ais)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved